RSS FEEDLOGIN

Lepas Bumi Plc, Group Bakrie Bayar Deposit US$50 Juta

Achmad Aris   -   Rabu, 13 Februari 2013, 08:11 WIB

TERKAIT

POPULER

PILIHAN REDAKSI

130213_bakrie tower1.jpgLONDON-Kelompok usaha Bakrie akhirnya sepakat untuk membayar deposit sebesar US$50 juta pada 15 Februari dalam persetujuan yang menetapkan ketentuan pemisahan dari Bumi Plc, perusahaan patungan batu bara yang kini dalam perebutan status pengendali.

Chief Executive Officer Bumi Plc Nick Von Schirnding dalam pernyataannya Selasa (12/2) yang dikutip Bloomberg Rabu (13/2) mengatakan pembayaran deposit tersebut - insentif Group Bakrie untuk menjamin kebutuhan pendanaan untuk menyelesaikan kesepakatan ini - akan mengantarkan pemisahan Bumi Plc dari Grup Bakrie dan PT Bumi Resources.

Group Bakrie mengusulkan penukaran 23,8% saham mereka di Bumi Plc dengan 10,3% saham Bumi Plc di Bumi Resources.

Proposal tersebut juga menyerukan kepada Bumi Plc untuk menjual sisa sahamnya 18,9% kepada Group Bakrie senilai US$278 juta secara tunai.

Selanjutnya, Group Bakrie akan diminta untuk menempatkan dana tersebut ke dalam escrow dalam waktu 5 hari kerja sejak penandatanganan kesepakatan final atas transaksi itu, yang membutuhkan persetujuan dari pemegang saham Bumi Plc.

Nathaniel Rothschild, pengusaha asal Inggris yang mendirikan Bumi Plc bersama Group Bakrie pada 2010, telah menuduh manajemen dan Chairman Bumi Plc Samin Tan gagal menjalankan tugasnya.

Nat disebut-sebut mencoba untuk mengganti beberapa direktur independen, chairman, dan CEO dalam rapat umum pemegang saham pada 21 Februari 2013, sembari juga mengupayakan pemisahan Bumi Plc dari Group Bakrie.

"Deposit sebesar US$50 juta setara dengan 13 pence per saham Plc," kata Nat dalam pernyataannya merespon Bumi. "Sejak kami mengadakan RUPSLB, harga saham telah naik dari 265 pence ke 404 pence," tambahnya.(foto: bloomberg)

Source : Achmad Aris

Editor : Yusran Yunus

Comments :

DISCLAIMER:

Komentar yang tampil menjadi tanggungjawab sepenuhnya pengirim, bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi BISNIS.com. Redaksi berhak menghapuskan dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.