RSS FEEDLOGIN

KURS: Pound Menguat, Tapi Euro Melemah Terhadap US$

Reporter   -   Kamis, 21 Maret 2013, 18:32 WIB

TERKAIT

POPULER

PILIHAN REDAKSI

121010_compact_euro_lambang.jpgBISNIS.COM, LONDON--Pada pembukaan bursa hari ini, Kamis (21/3/2013)  Euro melemah terhadap dolar Amerika Serikat di bursa valuta asing Eropa. Sementara itu, Poundsterling justru mengalami penguatan.

Penguatan poundsterling sejak September tahun lalu, diperkirakan akan berlanjut hingga menjelang laporan neraca penjualan pemerintah setempat.

Tren ini merupakan imbas kebijakan bank sentral Inggris. Berdasarkan survei yang dilakukan Bloomberg, tercatat konsumsi BBM meningkat 0,4% dibanding Januari 2013, yang justru turun 0,6%.

Pound menguat 0,45% ke level 1,5168  terhadap dolar  AS pada pukul 08:56:42 waktu London atau pukul 15:56:42 WIB. Setelah kemarin menguat ke $1,5186, rekor tertinggi sejak 5 Maret. Mata uang Inggris mengalami penguatan 0,1% ke posisi 85,56 pence per Euro, posisi tertinggi sejak 11 Februari.

Berdasarkan Indeks Korelasi Bloomberg, poundsterling sempat jatuh 4,7% tahun ini, terburuk kedua setelah mata uang Yen China.

Sementara itu, berdasarkan data Bloomberg, hampir seluruh mata uang dunia mengalami penguatan terhadap US$, kecuali Euro. Untuk lebih jelasnya dapat dilihat pada tabel berikut.

Kurs mata uang di Eropa Kamis 21 Maret 2013

Negara

Nilai

%

WIB

EUR-USD

1,2910

-0,18%

15:58:00

GBP-USD

1,5168

+0,45%

15:56:42

USD-CHF

0,9458

+0,05%

15:59:10

USD-SEK

6,4848

+0,22%

15:58:35

USD-DKK

5,7738

+0,18%

15:59:36

USD-NOK

5,8474

-0,01%

15:59:36

USD-CZK

19,9468

+0,24%

16:00:16

USD-SKK

23,3300

+0,16%

15:55:28

USD-PLN

3,2382

+0,32%

16:00:16

USD-HUF

236,3300

+0,25%

15:59:15

USD-RUB

30,9131

+0,17%

15:57:08

USD-TRY

1,8199

+0,13%

15:56:43

USD-ILS

3,6787

+0,05%

15:55:32

USD-KES

85,75

+0,29%

15:53:01

USD-ZAR

9,3228

-0,09%

15:59:12

Sumber: Bloomberg

 

Source : Bloomberg, Taufiqur Rahman

Editor : Sutarno

Comments :

DISCLAIMER:

Komentar yang tampil menjadi tanggungjawab sepenuhnya pengirim, bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi BISNIS.com. Redaksi berhak menghapuskan dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.