RSS FEEDLOGIN

KUNJUNGAN SBY: RI Impor Beras Myanmar 500 Ribu Ton/Tahun

Anggi Oktarinda   -   Rabu, 24 April 2013, 10:17 WIB

TERKAIT

POPULER

PILIHAN REDAKSI

130411_beras raskin.jpgBISNIS.COM, JAKARTA-Indonesia dan Myanmar sepakat melakukan kerja sama pembelian beras untuk memenuhi konsumsi dalam negeri.

Bertempat di Istana Kepresidenan Myanmar, Selasa malam (23/4/2013), Pemerintah RI dan Myanmar menandatangani nota kesepahaman (memo of understanding/MoU) untuk pengadaan sekitar 500.000 ton beras per tahun.

Penandatanganan dilakukan oleh Menteri Perdagangan kedua negara dan disaksikan oleh Presiden RI Susilo Bambang Yudhoyono dan Presiden Myanmar Thein Sein.

 

Menteri Perdagangan RI Gita Wirjawan menyebutkan pembelian dilakukan apabila Indonesia sedang kekurangan pasokan beras. Kerja sama ini berlaku adil bagi kedua belah pihak.

 

"MoU ini supaya Indonesia bisa beli 500 ribu ton beras per tahun. Kalau di sini [Myanmar] kelebihan dan Indonesia kekurangan, maka bisa dimanfaatkan, bisa dibeli dari Myanmar dengan syarat dan ketentuan yang adil," ujar Gita sebagaimana dikutip dalam situs resmi Presiden RI.

Tadi malam, delegasi kenegaraan RI yang dipimpin Presiden SBY dan delegasi kenegaraan Myanmar yang dipimpin Presiden Sein melakukan pertemuan bilateral di Istana Kepresidenan Myanmar. Kedua negara sepakat menandatangani tiga nota kesepahaman. Kesepakatan pembelian beras merupakan salah satu dari tiga nota kesepahaman yang diteken seusai pertemuan bilateral.

Selain soal beras, dua MoU lainnya adalah kerja sama pembangunan kapasitas antarkedua pemerintah dan perjanjian perdagangan dan investasi.

Editor : Yusran Yunus

Layak Disimak

Comments :

DISCLAIMER:

Komentar yang tampil menjadi tanggungjawab sepenuhnya pengirim, bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi BISNIS.com. Redaksi berhak menghapuskan dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.