RSS FEEDLOGIN

KOMODITAS: Harga Minyak WTI Turun, Permintaan Global Diduga Melemah

John Andhi Oktaveri   -   Selasa, 28 Mei 2013, 08:18 WIB

TERKAIT

POPULER

PILIHAN REDAKSI

130320_produksi minyak mentah.jpegBISNIS.COM, JAKARTA—Harga minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) turun hingga hari kelima yang merupakan penurunan terlama dalam satu tahun, sementara itu negara Uni Emirat Arab menyatakan permintaan global akan tetap “relatif melemah.”

Negara pengekspor minyak mentah yang tergabung dalam OPEC diperkirakan akan mempertahankan target pasok minyak mentah mereka hingga 31 Mei.

Volume perdagangan berjangka turun 1% di bursa New York sehingga memperpanjang penurunan sebesar 2% pada minggu lalu. Perdagangan ditutup kemarin akibat libur perayaan Memorial Day.

Konsumsi minyak mentah dunia tahun ini akan mencapai sekitar 800.000 barel per hari atau lebih besar dari tahun 2012 sementara harga saat ini “sudah pas dan adil,” ujar Suhail Mohammed Al Mazrouei, menteri energi Uni Emirat Arab sebagaimana dikutip Bloomberg, Selasa (28/5/2013).

Harga minyak WTI untuk pengiriman  Juli turun  92 sen menjadi US$93,23 per barel di bursa New York Mercantile Exchange meski menyentuh US$93,91 pukul 9:34 pagi waktu Sydney. Transaksi kemarin akan dibukukan bersama perdagangan hari ini untuk keperluan pembayaran.

Sementara harga naik 0,5% bulan ini setelah turun 3,9% pada April.

Harga minyak Brent untuk pembayaran Juli  turun 2 sen menjadi US$102,62 per barel di bursa ICE Futures Europe London kemarin. Minyak dengan benchmark Eropa itu di tutup dengan harga premium US$8,85 pada perdagangan berjangka WTI kemarin sekaligus merupakan spread terluas sejak 15 Mei. (mfm)

Source : Bloomberg

Editor : Fatkhul Maskur

Layak Disimak

Komentar :

DISCLAIMER:

Komentar yang tampil menjadi tanggungjawab sepenuhnya pengirim, bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi BISNIS.com. Redaksi berhak menghapuskan dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.