JAKARTA: The Habibie Center sebagai lembaga yang mempunyai hak atas buku Habibie & Ainun pekan ini akan menerbitkan buku biografi kisah cinta inspiratif yang laris dari mantan Presiden Bacharudin Jusuf Habibie tersebut dalam versi bahasa Inggris, Arab dan Jerman."Karena yang diangkat masalah universal yakni cinta, jadi cukup relevan kalau buku ini bisa dibaca oleh masyarakat internasional," kata Habibie dalam rilis JAVA Musikindoyang diterima Bisnis, hari ini.Selain dalam versi bahasa Inggris, Arab dan Jerman, sedang disiapkan pula dalam versi bahasa Jepang, dimana sudah ada permintaan dari negara Matahari Terbit tersebut.Dari data resmi terakhir yang didapat penjualan buku Habibie & Ainun telah mencapai 70 ribu buku. Hasil penjualan buku ini diperuntukan bagi operasi katarak mata bagi masyarakat yang tidak mampu lewat Yayasan Ibu Ainun.Proses penulisan buku ini memakan waktu hanya 2,5 bulan. Habibie menceritakan sejarah hidupnya bersama Ainun dari sejak pertemuannya pertama kali di Ranggamalela, Bandung sampai wafat.Begitu detil dan rinci. Mulai dari tanggal, jam, tempat bahkan pembicaraan yang terjadi pada masa itu, sebuah ingatan yang sangat luar biasa, mengingat itu terjadi 40 tahun yang lalu, namun Habibie bisa mendeskripsikannya dengan presisi dan akurat.Buku ini juga berisikan intisari kehidupan dua anak manusia yang ditempa oleh kerasnya kehidupan. Tak banyak yang tahu kalau Habibie muda kala di Jerman membersihkan popok anaknya yang masih berisikan kotoran anaknya, mencuci piring dan lainnya sebagaimana layaknya seorang Bapak dan kepala rumahtangga.Masih banyak lagi sisi-sisi manusiawi dari seorang Habibie nampak dalam buku Habibie & Ainun yang akan membuat kita kagum dan tercengang dari bab awal sampai bab akhir.Sebagai bentuk apresiasi terhadap masyarakat yang telah membeli buku Habibie & Ainun, Gramedia Matraman mengadakan acara book signing pada 23 Desember pukul 15.00 -18.00, sekaligus dirilisnya buku Habibie & Ainun dalam versi Inggris, Arab dan Jerman.(api)
Editor :
Komentar yang tampil menjadi tanggungjawab sepenuhnya pengirim, bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi BISNIS.com. Redaksi berhak menghapuskan dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.