RSS FEEDLOGIN

KINERJA MULTIFINANCE: Pembiayaan Syariah Adira Capai Rp400 Miliar

Yodie Hardiyan   -   Jumat, 05 April 2013, 23:54 WIB

TERKAIT

POPULER

PILIHAN REDAKSI

130214_adira finance.jpgBISNIS.COM, JAKARTA --- Pembiayaan yang disalurkan unit usaha syariah PT Adira Dinamika Multi Finance Tbk mencapai Rp400 miliar pada kuartal I tahun ini.
 
I Dewa Made Susila, Direktur Keuangan PT Adira Dinamika Multi Finance, memaparkan pada kuartal I ini sebanyak 15.434 unit sepeda motor dan 413 unit mobil yang dibiayai oleh unit usaha syariah ini.
 
“Paling banyak kendaraan baru dibandingkan bekas,” kata Made kepada Bisnis, Jumat (5/4/2013). Menurutnya, nasabah pembiayaan syariah ini tidak terkonsentrasi di sejumlah wilayah tertentu karena Adira 
menawarkan produk ini di seluruh jaringan pemasaran.
 
Menurutnya, investasi yang dilakukan Adira di unit usaha ini tidak banyak karena operasionalisasinya menggunakan jaringan pembiayaan konvensional yang sudah ada. “Penawarannya lewat cabang-cabang,” katanya.
 
Made mengatakan pendanaan unit usaha ini berasal dari tiga bank dalam negeri yakni BNI Syariah, Bank Panin Syariah dan Bank DKI Syariah. Adira juga menerbitkan senilai Rp379 miliar a.l berjangka waktu satu tahun dengan revenue sharing 6,85%, dua tahun 7,30% dan  tiga tahun 7,85%.
 
Unit usaha syariah ini dibuka sejak pertengahan tahun lalu. Made mengatakan per Desember 2012 pembiayaan syariah ini mencapai Rp6 triliun sedangkan laba bersihnya sebesar Rp46,6 miliar.
 
Menurutnya, salah satu perbedaan pembiayaan syariah dengan konvensional adalah akad kreditnya menggunakan kaidah-kaidah syariah. Made berujar tantangan yang dihadapi adalah ketentuan uang muka minimum (down payment/DP) yang mulai berlaku pada awal tahun ini. (msb)

 

Source : Yodie Hardiyan

Editor : Martin Sihombing

Komentar :

DISCLAIMER:

Komentar yang tampil menjadi tanggungjawab sepenuhnya pengirim, bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi BISNIS.com. Redaksi berhak menghapuskan dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.