RSS FEEDLOGIN

KERJASAMA EKONOMI: India ajak Indonesia investasi pengolahan makanan

Ahmad Puja Rahman Altiar   -   Kamis, 21 Maret 2013, 21:11 WIB

TERKAIT

POPULER

PILIHAN REDAKSI

130224_sushi makanan jepang.jpgBISNIS.COM, JAKARTA—Pemerintah dan pebisnis India mengajak pebisnis Indonesia untuk saling berinvestasi di industri makanan olahan, mengingat besarnya potensi konsumen di kedua negara.

Duta Besar India untuk Indonesia Gurjit Singh berharap lebih banyak perusahaan Indonesia berinvestasi di India, terutama di sektor pengolahan makanan. “Kami ingin lebih banyak perusahaan Indonesia datang, seperti Indofood,” katanya di Jakarta hari ini, Kamis (21/3/13).

Direktur Pelaksana Srini Food Park Pvt Ltd. Rajender Reddy Gaddam mengatakan pihaknya mengundang investor Indonesia untuk menjalin kerjasama investasi dengan raksasa pengolahan makanan di India itu.

“India punya sumber daya alam yang potensial untuk mendukung industri pengolahan makanan. Investor bisa bekerjasama dengan kami dalam satu tahap pengolahan atau lebih,” kata Gaddam dalam kesempatan yang sama.

Menurutnya, India adalah produsen makanan terbesar kedua di dunia dengan nilai industri makanan mencapai US$181 miliar, termasuk pengolahan makanan sebesar US$75 miliar. Industri ini diprediksi mencapai US$258 miliar pada 2015 dan US$318 miliar pada 2020.

Editor : Sutarno

Layak Disimak

Comments :

DISCLAIMER:

Komentar yang tampil menjadi tanggungjawab sepenuhnya pengirim, bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi BISNIS.com. Redaksi berhak menghapuskan dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.