BISNIS.COM, JAKARTA--Jajaran Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) dan camat di seluruh DKI Jakarta diminta punya standar artistik dalam hal pengecatan gedung atau fasilitas umum. Salah satunya gedung sekolah kini melenceng dari standar warna sebuah institusi pendidikan.
Gubernur Joko Widodo menyindir sekolah yang sengaja memilih warna cat tembok mencolok misalnya kuning, hijau, merah, bahkan merah jambu atau pink. Sekolah menurutnya bukan toko yang sengaja mengecat temboknya cerah untuk menarik pembeli.
"Sekolah jangan [cat tembok] hijau, kuning, pink. Sekolah kok pink kayak mau valentine aja, jadi semua harus sama punya brand. Mungkin SMP beda dengan SMA tapi cat yang pas, ini sekolah bukan toko," katanya di Balai Kota, Senin (6/5/2013).
Kantor kecamatan juga tidak lepas dari kritikan Jokowi semuanya harus sama, jangan sampai kecamatan yang satu dengan yang lain bentuk bangunan dan warna catnya berbeda. Dengan kesamaan bangunan dan warna cat otomatis masyarakat bisa mengenal bangunan milik pemerintah berdasrakan brand masing masing.
Selain mengkritik tentang bentuk bangunan dan warna cat, Jokowi meminta camat memikirkan taman di median jalan diminta dihias menggunakan tanaman rambat. Semua besi-besi pagar dihilangkan dengan cara memenuhi tanaman hijau supaya lebih indah.
Editor : Hery Lazuardi

Komentar yang tampil menjadi tanggungjawab sepenuhnya pengirim, bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi BISNIS.com. Redaksi berhak menghapuskan dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.