JAKARTA: Pertumbuhan investasi di Indonesia ikut meningkatkan layanan teknologi informasi.Potensi ini mendorong IBM untuk terus memperkuat bisnis di Indonesia.Bisnis bersama sejumlah media dari Afrika Selatan mewawancarai Jim Stallings, General Manager Global Markets IBM Systems and Technology.
Wawancara dilakukan di sela-sela penyelenggaraan IBM Interconnect 2012 di Singapura untuk mengetahui strategi perusahaan di pasar berkembang. Berikut kutipannya.Apa rencana IBM untuk pasar berkembang atau growth market dalam beberapa tahun mendatang?Pasar negara berkembang merupakan salah satu perhatian kami hingga 2015.Kami baru saja membangun client center di Singapura yang merupakan showcase produk-produk kami dengan teknologi terbaru, seperti teknologi hemat energi.Tahun lalu, kami juga ekspansi besar-besaran di Afrika dengan membuka 10 kantor cabang baru.Layanan kami dapat ditemukan di bank-bank, ritel, hingga perusahaan telekomunikasi ternama di berbagai negara yang masuk dalam kategori growth market.Bagaimana posisi Indonesia dalam jaringan growth market IBM?Indonesia merupakan pasar yang besar, dengan jumlah populasi yang tinggi dan pertumbuhan ekonomi yang pesat serta sumber daya alam yang melimpah.Perusahaan-perusahaan dari berbagai sektor industri tergiur untuk berinvestasi maupun berekspansi ke sana.Perusahaan-perusahaan tersebut sebagian besar merupakan klien dari IBM, sehingga jika mereka terus tumbuh di Indonesia, kami juga akan berkembang.IBM telah memiliki kantor cabang di Indonesia sejak 1937 dan baru saja membuka kantor cabang di kota tier kedua.Bukan hal baru bagi kami, sebagai perusahaan global, untuk berpartisipasi di pasar lokal dan kami selalu berinvestasi besar-besaran untuk memacu keahlian pekerja lokal dan klien.Apa tantangan terbesar dalam mengembangkan bisnis IBM di pasar yang tengah berkembang?Pengetahuan dan keahlian klien kami dalam mengenai server serta layanan teknologi informasi.Kami ingin membantu mereka untuk berpikir jangka panjang, bagaimana mereka nantinya menangani, misalnya, 10 server yang lalu berkembang jadi 100 server seiring pertumbuhan perusahaan.Apakah sistem birokrasi pemerintahan juga menjadi hambatan utama?Tentu saja bukan. Ketika kami berinvestasi di suatu negara, tentu kami harus mengikuti regulasi dari pemerintah setempat, demikian juga klien kami.
Kami tidak akan bisa memasuki pasar suatu negara tanpa mematuhi regulasi itu.Apa strategi IBM untuk mengatasi tantangan tadi?Kami membentuk kemitraan dengan berbagai pihak, dalam berbagai level.Salah satu contohnya adalah kami bekerja sama dengan 450 universitas di seluruh dunia. Kami menawarkan kurikulum database management yang kemudian disesuaikan dengan universitas tersebut.Dengan demikian kami mendapatkan sumber daya manusia yang dapat mendukung perkembangan bisnis IBM.Bagaimana perkembangan produk baru IBM, generasi Pure Systems, di pasar yang tengah berkembang?Kami yakin PureSystems lebih cepat diadopsi di pasar yang tengah berkembang tersebut.Perusahaan-perusahaan di negara berkembang, pada umumnya masih memiliki ruang untuk tumbuh karena skalanya belum besar.Dengan demikian, perusahaan-perusahaan itu masih dapat memilih layanan teknologi apa yang mereka pakai.Apakah menggunakan sistem komputasi lama yang mahal dan kurang efisien atau PureSystems dengan berbagai keunggulan. (ra)
Editor :
Komentar yang tampil menjadi tanggungjawab sepenuhnya pengirim, bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi BISNIS.com. Redaksi berhak menghapuskan dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.