BANDUNG: Jenazah anggota Ikatan Perancang Mode Indonesia (IPMI) Adesagi Kierana, 34, dimakamkan siang ini.
Sosok perancang muda karyanya banyak dipakai oleh artis dan diminati pasar meninggal dunia di Bandung kemarin, penyebab belum diketahui. Kematian Adesagi terkuak setelah berita dua sosok mayat lelaki bugil menggemparkan Bandung, kemarin. Keduanya ditemukan di salah satu rumah di Jalan Citarum, Kota Bandung.
Posisi rumahnya tak begitu jauh di belakang Gedung Sate, Bandung. Salah satu dari dua mayat tersebut dikenali sebagai Adesagi Kierana, seroang perancang busana yang tinggal di Jakarta Selatan.
Menurut kabar, dia sengaja datang ke Kota Kembang untuk menikmati Tahun Baru 2012.
Berdasarkan blog pribadinya, www.adesagiKierana.com, Adesagi Kireana merupakan perancang busana kelahiran 19 September 1977. Lulus dari Bunka School of fashion, Adesagi Kierana menjadi finalis British Streetwear Design Competition ‘Harper’s Bazzar’.
Pada tahun 1995-2000, Adesagi Kierana ditunjuk sebagai Creative Designer yang berkolaborasi dengan sejumlah desainer kelas atas di Indonesia.
Dia menjadi fashion stylist untuk sejumlah proyek di Eropa, Afrika Selatan serta negara lain di Asia.
Pada 2002, Adesagi Kierana mulai kariernya sebagai desainer mandiri. Ia menggunakan label Adesagi Kierana.
Kemudian Adesagi benar-benar menjadi seorang desainer mandiri untuk sejumlah selebritis kelas atas di Indonesia, seperti Vina Panduwinata dan Titi DJ.
Adesagi Kierana pernah menerima penghargaan sebagai desainer termuda dalam dunia fashion: The Best Mentro Fashion Consultant for TV Programme.
Pada September 2008, Adesagi Kierana telah memperkenalkan barisan label keduanya dengan nama Desagi Kierana pada Fashion Fiart-Senayan City.
Beberapa kegiatan yang pernah diikutinya antara lain JFFF, Jakarta Fashion Week, Batik National Festival, Asian Moslem Fashion Festival, dan lainnya.
Beberapa koleksinya antara lain muncul dalam Jakarta Fashion Week 2009, Adesagi Kierana for Cyndi Lauper, Fashion Nation 2009-The Girls of My Dream, In Love With You Again-Jakarta Fashion Week 2011, Despolita-Tren IPMI Show 2011, Sanderland-JFFF 2011, Almost Famous, dan Color Me Life-Jakarta Fashion Week 2012. (ln)
Komentar yang tampil menjadi tanggungjawab sepenuhnya pengirim, bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi BISNIS.com. Redaksi berhak menghapuskan dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.