RSS FEEDLOGIN

JAMINAN SOSIAL: PT Askes dan PT Jamsostek butuh kepastian regulasi sebagai BPJS

R Fitriana   -   Rabu, 20 Maret 2013, 08:41 WIB

TERKAIT

POPULER

PILIHAN REDAKSI

130307_jamsostek.jpgBISNIS.COM, JAKARTA—PT Jamsostek dan PT Askes sebagai Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Kesehatan dan Ketenagakerjaan memerlukan kepastian, keadilan, dan kemanfaatan dalam pengelolaannya.

Menurut CEO Mark Plus Hermawan Kartajaya, kebutuhan akan ketiga hal tersebut akan menjadikan kedua badan penyelenggara jaminan sosial (BPJS) itu beroperasi lebih efektif.

“PT Jamsostek yang menanggung pekerja formal dan informal dan PT Askes yang melayani kesehatan menyeluruh dalam BPJS tidak hanya perlu ketiga hal itu, tapi juga harus didukung oleh regulasi yang kuat,” katanya pada BUMN Marketeers Club, Rabu (20/3/2013).

Dia menjelaskan apabila regulasi yang ada menjamin kepastian, keadilan dan kemanfaatan maka akan sangat bagus perkembangan badan pengelola yang ada.

Pertemuan BUMN Marketeers Club itu diikuti oleh sejumlah direksi perusahaan milik negara di antaranya Dirut PT Askes Fachmi Idris, Direktur Pegadaian Moch. Edy Prayitno, Direktur Keuangan PT Asabri Bachtiar Effendi, dan Direktur Operasional PT Hutama Karya Soetanto, serta Dirut TWC Borobudur, Prambana dan Ratu Boko Purnomo Siswoprasetjo.

Dalam kesempatan yang sama, Direktur Utama PT Jamsostek Elvyn G. Masassya menuturkan agar dapat diterima oleh masyarakat saat ini perusahaan harus senantiasa berubah dan menyegarkan diri.

Untuk itu, lanjutnya, PT Jamsostek melakukan transformasi sesuai dengan kebutuhan zaman dan kebutuhan masyarakat dari perusahaan lamban dan penuh birokrasi menjadi terpercaya, berorientasi pelanggan dan berbasis teknologi mutakhir.

“Kami menuju tahap rekonsolidasi pada 2013 dan pada tahun depan menguatkan infrastruktur, serta membuat badan hukum,” jelasnya.

Pada periode 2014-2015, Elvyn menambahkan PT Jamsostek memasuki periode sustainability service and benefit, dimana pada 2015 akan beroperasi BPJS Ketenagakerjaan secara sempurna.    (ra)

 

Editor : Rustam Agus

Layak Disimak

Komentar :

DISCLAIMER:

Komentar yang tampil menjadi tanggungjawab sepenuhnya pengirim, bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi BISNIS.com. Redaksi berhak menghapuskan dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.