RSS FEEDLOGIN

JAKARTA FASHION WEEK 2013: Sayang Sekali, Penonton Sepi

Adhitya Noviardi   -   Sabtu, 10 November 2012, 17:18 WIB

TERKAIT

  • No news.

POPULER

PILIHAN REDAKSI

JAKARTA: Penonton yang menyaksikan pagelaran akbar Jakarta Fashion Week 2013 di Plaza Senayan, tampak sepi. Banyak kursi kosong dan terisi tidak sampai setengahnya.Siang tadi adalah jadwal pagelaran dari anggota Asosiasi Perancang dan Pengusaha Mode Indonesia (APPMI). "Sayang ya. Tamunya sedikit. Padahal bajunya bagus-bagus," kata Icha, wartawan Ibu Kota yang ikut menyaksikan fashion show tersebut.Pagelaran dari APPMI ini dibagi dua sesi. Sesi pertama yang seharusnya digelar pada pukul 14.00 WIB, molor menjadi pukul 15.00 WIB. Itu pun tamunya masih sedikit."Mungkin karena hari Sabtu. Para ibu banyak pergi jalan-jalan dengan keluarganya. Soalnya kan tidak boleh mengajak anak-anak nonton fashion show. Atau bisa jadi karena ini Peringatan Hari Pahlawan Nasional 10 November ya," ujar Icha.Anehya, panitia seperti tidak membaca situasi. Ketika sesi pertama usai, seharusnya penonton tidak perlu disuruh keluar dari ruang pagelaran. "Biarkan saja mereka ikut menonton show APPMI sesi II. Jadi, tamu yang ada di luar di suruh masuk, sehingga penuh kursinya," tambah Icha.Secara keseluruham pagelaran JFW 2013 ini bisa dibilang agak kacau, dan kurang sukses. "Bisa jadi karena kurang siapnya panitia dalam membuat tenda tempat pertunjukan dengan benar. Buktinya fashion tent yang tadinya ada di luar gedung, bisa rusak karena angin dan hujan," ujar Retno, seorang penonton yang setia mengikuti acara JFW.Seperti diketahui, JFW 2013 ini diadakan di Plaza Senayan, jadwal semula adalah 3-9 November. Namun, karena insiden tenda rusak, maka jadwal show ditungga hingga Senin, 12 November.Akibat dari penundaan jadwal tersebut, pagelaran dari masing-masing kelompok desainer juga ditunda dan dijadwal ulang. APPMI sendiri semula akan tampil pada Kamis, 6 November. "Semua sudah terjadi. Mudah-mudahan saja acara JFW yang tinggal dua hari lagi bisa ramai pengunjungnya, dan sukses," harap Retno.(bas) 

Editor :

Comments :

DISCLAIMER:

Komentar yang tampil menjadi tanggungjawab sepenuhnya pengirim, bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi BISNIS.com. Redaksi berhak menghapuskan dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.