RSS FEEDLOGIN

IRFAN SETIAPUTRA: Mencoba meniti karir di sektor tambang

Teguh Purwanto   -   Senin, 30 Juli 2012, 15:02 WIB

TERKAIT

  • No news.

POPULER

PILIHAN REDAKSI

JAKARTA: Irfan Setiaputra mengundurkan diri sebagai Direktur Utama PT Industri Telekomunikasi Indonesia (Inti).Irfan menegaskan pengunduran diri tersebut bukan karena adanya tekanan pihak-pihak tertentu melainkan karena alasan pribadi.Dia pun mengatakan rencana tersebut telah disampaikan pada Mentri BUMN Dahlan Iskan pada akhir Juni 2012."Saya mengundurkan diri bukan karena ada konflik dengan internal Inti maupun dengan Mentri BUMN, tapi lebih kepada alasan pribadi. Saya memiliki rencana jangka panjang dan butuh untuk merapikan financial plan," ujarnya, Senin (30/7).Dia mengatakan pihaknya akan melanjutkan karir di perusahaan swasta dengan sektor berbeda, yakni sektor tambang. Sayangnya, dia masing enggan menyebutkan detil perusahaan yang baru itu.Untuk selanjutnya, Kementerian BUMN menunjuk Tikno Sutisna sebagai Direktur Utama yang baru, sesuai dengan SK Menteri BUMN No. SK-277/MBU/2012.Sebelumnya, alumnus MBA ITB 1994 itu menjabat sebagai Direktur Corporate Service Inti. Untuk kedepannya, Tikno mengatakan pihaknya akan melanjutkan pengembangan bisnis yang telah disusun bersama."Dari awal merancang pengembangan bisnis Inti kan tidak hanya keputusan Direktur Utama, tetapi juga direksi. Karena itu, kami akan menjalankan yang telah disusun bersama," tuturnya.Pengunduran diri Irfan, menambah jumlah pengunduran direksi BUMN pada tahun ini. Seperti diketahui, sejumlah direksi yang telah mengundurkan diri a.l Direktur Teknik PT Merpati Nusantara Airlines, Direktur Keuangan Merpati Nusantara Airlines, Direktur Aset PT Kereta Api Indonesia. (api) 

Editor :

Comments :

DISCLAIMER:

Komentar yang tampil menjadi tanggungjawab sepenuhnya pengirim, bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi BISNIS.com. Redaksi berhak menghapuskan dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.