RSS FEEDLOGIN

ILLINOIS UNIVERSITY Luncurkan Superkomputer untuk Mahasiswa

Galih Kurniawan   -   Sabtu, 30 Maret 2013, 12:18 WIB

TERKAIT

POPULER

PILIHAN REDAKSI

130211_komputer.jpgBISNIS.COM, JAKATA--Pekan ini Universitas Illinois Amerika Serikat meluncurkan superkomputer untuk keperluan penelitian. Superkomputer itu diklaim sebagai salah satu mesin tercepat di dunia.

Superkomputer itu dibangun menggunakan lebih dari 237 Cray XE6 kabinet dan 32 kabinet Cray XK7 dengan dukungan graphic processing unit (GPU) NVIDIA® Tesla® Kepler™.

Mesin yang diberi nama Blue Waters itu mampu melakukan 1 quadrillion (10 pangkat 15) kalkulasi per detik dan pada kondisi puncak superkomputer itu mampu beroperasi di 11,61 quadrillion kalkulasi per detik! Sebagai perbandingan, jika satu orang dapat melakukan 1 kalkulasi per detik, maka dia membutuhkan waktu 31 tahun untuk menyelesaikan 1 quadrillion kalkulasi.

Superkomputer itu ditujukan untuk siswa menengah, mahasiswa, pascasarjana serta ilmuwan. "Semua orang di negara ini memahami arti penting inovasi dan kemajuan teknologi di masa depan," ujar Gubernur Illinois AS Pat Quinn seperti dilansir website resmi Universitas Illinois, Kamis (28/3/2013) waktu setempat.

Adapun Direktur National Science Foundation Cora Marrett mengatakan pemanfaatan superkomputer tersebut akan menguntungkan masyarakat, salah satunya di bidang kesehatan.

Menandai peluncuran tersebut, sejumlah ilmuwan juga melakukan simulasi. Beberapa peneliti yang siap menggunakan Blue Waters antara lain Steven Gottlieb (Indiana University) dengan penelitian fisika subatomik, James Kinter dan Cristiana Stan (George Mason University) dengan penelitian tentang atmosfer, Brian O’Shea (Michigan State University) akan meneliti astrofisika, serta Schulten (Universitas Illinois) dengan penelitian tentang biofisika.

Editor : Yoseph Pencawan

Layak Disimak

Comments :

DISCLAIMER:

Komentar yang tampil menjadi tanggungjawab sepenuhnya pengirim, bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi BISNIS.com. Redaksi berhak menghapuskan dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.