RSS FEEDLOGIN

HSBC tangani obligasi 2 multifinance Rp2 triliun tahun depan

Hery Trianto   -   Selasa, 13 Desember 2011, 19:40 WIB

TERKAIT

  • No news.

POPULER

PILIHAN REDAKSI

JAKARTA: PT HSBC Securities Indonesia akan menangani penerbitan obligasi dua multifinance pada tahun depan dengan nilai emisi diperkirakan mencapai Rp2 triliun dengan menggunakan skema penawaran umum berkelanjutan. Direktur Utama HSBC Securities Hari B Mantoro mengatakan kedua perusahaan tersebut masih dalam rencana meskipun kemungkinan besar akan menggunakan skema baru yakni penawaran umum berkelanjutan (PUB). "Tahun depan sedikitnya ada dua obligasi, sektor multifinance karena sektor ini cukup banyak mengandalkan dana di pasar modal. Rencananya kemungkinan pakai PUB, jadi nilai total Rp2 triliun itu tahap pertama, masih dikaji detailnya," katanya kepada pers seusai Paparan Publik Obligasi II SAN Finance/2011 di Jakarta, Selasa 13 Desember. Dia mengatakan perseroan tidak memfokuskan pada bisnis penjamin emisi IPO dan lebih menitikberatkan pada bisnis underwriter obligasi. Tahun ini, katanya, perseroan menangani tiga obligasi anak usaha Grup Astra yakni PT Astra Sedaya Finance/ASF (Rp2,15 triliun), PT Toyota Astra Financial Services (Rp1,2 triliun), dan PT Federal International Finance (Rp3 triliun). Pada Februari 2011, ASF sebagai kontributor terbesar dari Grup Astra Credit Companies (ACC) ini menerbitkan Obligasi XII/2011 Rp2,15 triliun. Jumlahnya naik dari penawaran awal sebesar Rp1,5 triliun lantaran permintaan yang masuk cukup besar. Hal yang sama terjadi pada FIF yang naik menjadi Rp3 triliun dari Rp2 triliun, sedangkan TA Finance juga nilainya naik dari Rp750 miliar menjadi Rp1,2 triliun. Saat ini HSBC juga menangani Obligasi Berkelanjutan Tahap I ASF senilai Rp2 triliun dari total Rp6 triliun PUB. Kali ini HSBC tergabung bersama enam broker lainnya yakni PT CIMB Securities Indonesia, PT Dinamika Usahajaya, Indo Premier, PT Kim Eng Securities, Mandiri Sekuritas, dan Standard Chartered. Dalam kesempatan ini, perseroan menjadi salah satu penjamin emisi Obligasi II/2011 PT Surya Artha Nusantara Finance senilai Rp750 miliar dengan kisaran kupon Seri A (370 hari ) 7%--8%, Seri B (24 bulan) 7,50%--8,50%, dan Seri C 7,75%--8,75%. Masa penawaran awal (bookbuilding) atas obligasi ini dilakukan mulai 13 Desember 2011-4 Januari 2012. Prediksi mengantongi pernyataan efektif dari Badan Pengawas Pasar Modal dan Lembaga Keuangan (Bapepam-LK) pada 11 Januari 2012 dan masa penawaran pada 13 Januari 2012-17 Januari 2012. (ea) 

Editor :

Komentar :

DISCLAIMER:

Komentar yang tampil menjadi tanggungjawab sepenuhnya pengirim, bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi BISNIS.com. Redaksi berhak menghapuskan dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.