RSS FEEDLOGIN

HASIL PILKADA BALI: Made Mangku Pastika-I Ketut Sudikerta Unggul 0,05%

Ashari Purwo Adi N   -   Minggu, 26 Mei 2013, 18:44 WIB

TERKAIT

POPULER

PILIHAN REDAKSI

130515_pilkada bali-pastika-sudikerta.jpgBISNIS.COM, DENPASAR—Pleno terbuka Komisi Pemilihan Umum Bali menetapkan pasangan Made Mangku Pastika-I Ketut Sudikerta menang atas pasangan Anak Agung Puspayoga-Nyoman Sukrawan dengan selisih 996 suara atau 0,05% suara pada Pilgub Bali 2013.

Berdasarkan sidang pleno yang dilaksanakan pada Minggu (26/5/203), pasangan calon gubernur Bali periode 2013-2018, Made Mangku Pastika unggul dengan 1.063.734 suara sah.

Adapun, pasangan Anak Agung Puspayoga hanya meraih 1.062.738 suara sah. Surat suara tidak sah sebanyak 32.762 lembar.

Berdasarkan data KPU Bali, pasangan Pastika unggul di Kabupaten Karangasem, Badung, Buleleng dan Klungkung. Adapun, pasangan Puspayoga, menang di Kota Denpasar, Kabupaten Tabanan, Jembrana, Gianyar dan Bangli.

Ketut Sukawati Lanang Putra Perbawa, Ketua Komisi Pemilihan Umum Bali, mengatakan hasil sidang pleno KPU Pilgub Bali periode 2013-2018 menetapkan pasangan Made Mangku Pastika unggul dengan perolehan suara 50,02%.

“Hasil pilgub Bali sudah ditetapkan meski disertai berbagai keberatan dari pasangan nomor 1 yang diusung PDI Perjuangan, Anak Agung Puspayoga,” katanya seusai sidang pleno di KPU Bali, Minggu (26/5/2013).

Hasil sidang pleno, lanjutnya, beserta keberatan disampaikan sebagai rujukan pelaksanaan prosesi pilgub selanjutnya. “Adapun keberatan, nanti hanya menyertai berita acara hasil sidang pleno.”

Keberatan dari pasangan Puspayoga disampaikan oleh Arteria Dahlan, Ketua Tim Hukum DPP PDI Perjuangan. Arteria mengatakan tim saksi sudah melayangkan keberatan atas keputusan pleno dengan form DC-2. “Sedikitnya ada 11 poin yang menjadi rujukan keberatan,” katanya saat mengikuti pleno.

Salah satunya, perbedaan data suara antara C1 di tingkat tempat pemungutan suara yang dikeluarkan masing-masing KPPS dengan data suara D1 yang diserahkan untuk dihitung ditingkat desa.

Editor : Sepudin Zuhri

Komentar :

DISCLAIMER:

Komentar yang tampil menjadi tanggungjawab sepenuhnya pengirim, bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi BISNIS.com. Redaksi berhak menghapuskan dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.