BISNIS.COM, JAKARTA-- CEO MNC Group Harry Tanoesoedibjo (HT) mengaku tidak pernah menonton sinema elektronik alias sinetron meski sedang berkumpul dengan keluarga.
“Meski RCTI salah satu ‘kekuatannya’ sinetron, saya belum pernah lihat seperti apa itu sinetron,” katanya dalam seminar Enterpreneurs with Character and Class di Sekolah High Scope Indonesia Jakarta Selatan, Jumat (24/5/2013).
Menurutnya, pendapatan terbesar televisi sebanyak 42% dari iklan. Sisanya belanja iklan untuk acara-acara anak sekitar 7%.
Dalam seminar tersebut, salah satu audiens menanyakan mengapa televisi di bawah naungan MNC marak menayangkan sinetron.
“Ini karena aturan dari pemerintah tidak jelas. Harusnya kalau media Indonesia maju, pemerintah harus tegas dalam mengatur regulasi. Terima kasih atas masukannya,” ujar Hary.
Editor : Martin Sihombing

Komentar yang tampil menjadi tanggungjawab sepenuhnya pengirim, bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi BISNIS.com. Redaksi berhak menghapuskan dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.