RSS FEEDLOGIN

HARGA MINYAK: Di Asia, Naik Tipis Dipicu Keraguan Terhadap Permintaan AS

Martin Sihombing   -   Rabu, 24 April 2013, 12:52 WIB

TERKAIT

POPULER

PILIHAN REDAKSI

130313_harga minyak naik tipis.jpgBISNIS.COM, SINGAPURA--Harga minyak naik tipis di Asia Rabu (24/4/2013) di tengah keraguan harapan kenaikan permintaan energi di Amerika Serikat, kata analis.

Kontrak utama New York, minyak mentah light sweet untuk pengiriman Juni naik 21 sen menjadi US$89,39 per barel dan minyak mentah Brent North Sea untuk penyerahan Juni naik 17 sen ke possisi US$100,48 pada tengah perdagangan pagi.

"Ada prospek dalam pertumbuhan permintaan dengan didasari data cadangan energi AS. Hal ini memicu sentimen positif dan menyeimbangkan data ekonomi yang lebih lamban secara umum," kata Jason Hughes, kepala perdagangan penjualan pada CMC Markets di Singapura, kepada AFP.

Rabu malam, Departemen Energi AS (DoE) akan menerbitkan laporan mengenai cadangan minyak mentah di negara itu untuk pekan yang berakhir 19 April.

Perubahan dalam stok persediaan AS diawasi ketat oleh dealer karena data itu menunjukkan tingkat permintaan di konsumen minyak mentah utama dunia itu.

"Kami terbagi perhatian antara rilis ekonomi global dan prospek menarik dalam tingkat persediaan di Amerika Serikat," kata Jonathan Barratt, CEO pada Buletin Barratt di Sydney.

"Data DoE pekan ini akan dipantau cermat karena hal itu akan memberikan bukti tren permintaan rata-rata. Pasar mungkin mengkuadratkan rilis data ini." Harga mengalami penurunan pada Selasa setelah data dari raksasa perbankan HSBC menunjukkan manufaktur China melemah lagi pada April dikarenakan permintaan luar negeri yang menurun.(Antara/AFP/msb)

 

Source : Newswire

Editor : Martin Sihombing

Layak Disimak

Comments :

DISCLAIMER:

Komentar yang tampil menjadi tanggungjawab sepenuhnya pengirim, bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi BISNIS.com. Redaksi berhak menghapuskan dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.