RSS FEEDLOGIN

HARGA DAGING SAPI: Sulit Turun dalam Waktu Dekat

Ismail Fahmi   -   Senin, 15 April 2013, 18:24 WIB

TERKAIT

POPULER

PILIHAN REDAKSI

130415_daging sapi.jpegBISNIS.COM, JAKARTA--Peternak sapi lokal mengap-megap  jika pemerintah memaksa untuk menurunkan harga daging sapi dalam waktu dekat ini.

Ketua Perhimpunan Peternak Sapi dan Kerbau Indonesia (PPSKI) Teguh Boediyana mengatakan harga sapi lokal sudah terlanjut naik akibat pembatasan impor.

"Sangat sulit harga daging untuk turun dalam waktu dekat ini. Untuk bisa dapat untung harga jual minimal harus Rp85.000 per kilogram," ujarnya, Senin (15/4).

Teguh mencontohkan harga sapi lokal di Jakarta sekitar Rp37.000 per kilogram berat hidup. Dengan harga tersebut, harga daging sapi tidak mungkin kurang dari Rp87.000 per kilogram.

Sementara itu, di beberap sentra produksi sapi seperti Jawa Tengah dan Jawa Timur, harga sapi lokal juga sudah mencapai Rp35.000 per kilogram berat hidup.

"Kalau harga daging sapi dipaksa turun, otomatis harga sapi juga dipaksa turun dan peternak kecil akan menjerit karena modal yang ditanamkan untuk membeli sapi sudah cukup tinggi," imbuhnya.

Peternak sapi skala kecil, lanjutnya, tidak menikmati kenaikan harga daging sapi. Selain tingginya harga sapi lokal, skala ekonomi peternak kecil membuatnya sulit untuk mengembangkan sapi dalam jumlah banyak.

Peternak sapi lokal umumnya adalah peternak gurem yang hanya memelihara beberapa ekor saja. Menurutnya, saat ini keuntungan para peternak kecil hanya didapat dari penjualan pedet atau anakan sapi dengan harga yang lebih baik dibandingkan dengan sebelumnya. (if)

Source : Muhammad Kholikul Alim

Editor : Ismail Fahmi

Layak Disimak

Comments :

DISCLAIMER:

Komentar yang tampil menjadi tanggungjawab sepenuhnya pengirim, bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi BISNIS.com. Redaksi berhak menghapuskan dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.