BISNIS.COM, JAKARTA—Pemerintah memprediksi indeks harga konsumen (IHK) akan mengalami kenaikan pada bulan ini dibandingkan dengan bulan lalu karena adanya ekspektasi inflasi bahan bakar minyak (BBM) dan berakhirnya panen raya.
Plt. Kepala Badan Kebijakan Fiskal (BKF) Bambang P. S Brodjonegoro mengatakan harga-harga pada Mei 2013 tidak akan tercatat deflasi seperti April 2013. Namun, menurutnya, inflasi yang dibukukan pun tidak akan terlalu tinggi,
“Bulan ini sulit untuk deflasi, tetapi inflasinya mungkin masih rendah. Mungkin di bawah satu persen,” kata Bambang usai Rapat Paripurna Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) pada Kamis (23/5/13).
Bambang menjelaskan kenaikan harga barang konsumen akibat kenaikan harga BBM yang direncanakan terlaksana pada Juni 2013 mulai terjadi pada bulan ini. “Ekspektasi inflasi akibat kenaikan harga BBM salah satu faktor inflasi bulan ini,” ujarnya.
Selain itu, menurutnya, berakhirnya panen raya pada April 2013 juga membuat pasokan barang mulai berkurang, sehingga dapat menaikkan harga. “Panen raya kan sudah lewat juga,” kata Bambang.
Badan Pusat Statistik mencatat harga barang konsumen mengalami deflasi 0,1% month to month pada April 2013. Penurunan IHK dikontribusikan terutama oleh kelompok harga bahan pangan menyusul panen raya yang meningkatkan pasokan barang di pasar.
Source : A. Puja R. Altiar & Hedwi Prihatmoko
Editor : Martin Sihombing

Komentar yang tampil menjadi tanggungjawab sepenuhnya pengirim, bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi BISNIS.com. Redaksi berhak menghapuskan dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.