RSS FEEDLOGIN

GERAI FURNITUR: Toscana Home Store Buka Toko Kedua

Adam A. Chevny   -   Minggu, 12 Mei 2013, 16:37 WIB

TERKAIT

POPULER

PILIHAN REDAKSI

130410_apartemen konstruksi.jpegBISNIS.COM, SURABAYA— PT Toscana Mulia membuka  gerai  perabotan kedua  Toscana Home Store di Surabaya Barat, menyusul maraknya pembangunan rumah mewah dan apartemen di kawasan tersebut.

Antonius Sulimro, Direktur PT Toscana Mulia,importir sofa dan produsen furnitur di Surabaya, menilai berkembangnya proyek properti di Surabaya Barat berupa hunian kelas menengah meningkatkan  kebutuhan  produk furnitur untuk segmen tersebut.

“Peluang pasar perabotan untuk rumah mewah di Surabaya Barat makin besar, maka kami  membuka gerai kedua. Sebelumnya, kami telah mengoperasikan satu gerai di Surabaya Pusat,” ujarnya saat pembukaan Toscana Home Store di Surabaya Barat, hari ini (12/5/2013).

Penjualan aneka desain furnitur kulit itu menempati areal seluas 3.160 m2 atau lebih luas dibandingkan gerai pertama yang dioperasikan Toscana Mulia tahun lalu. Harga jual produk sofa impor asal China yang dipasarkan Toscana berkisar Rp 9 juta hingga  Rp100 juta per set.

Selain itu, Toscana Mulia juga memproduksi furnitur berbahan baku kayu berupa meja kursi dan ranjang, yang selama ini baru dipasarkan di dalam negeri.

Antonius menambahkan pihaknya menggandeng tiga bank (Bank BCA, Mandiri dan CIMB Niaga) guna melayani pembelian secara angsuran selama enam bulan, sesuai kemauan para calon pembeli.

“Target pasar kami kalangan menengah atas yang sebagian menginginkan cara pembayaran secara angsuran, maka kami melibatkan perbankan,” katanya.

Berdasarkan pengamatan Bisnis, di kawasan Surabaya Barat sejak beberapa tahun terakhir terus bertumbuhan apartemen serta kawasan pemukiman menengah atas. Perkembangan kawasan tersebut tergolong paling cepat dibandingkan kawasan lain di Kota Surabaya.

Kondisi tersebut diikuti dengan bertumbuhannya fasilitas pertokoan dengan menyediakan aneka kebutuhan penghuni apartemen dan rumah mewah antara lain perabotan furnitur. (ltc)

 

 

 

Editor : Linda Teti Silitonga

Komentar :

DISCLAIMER:

Komentar yang tampil menjadi tanggungjawab sepenuhnya pengirim, bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi BISNIS.com. Redaksi berhak menghapuskan dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.