RSS FEEDLOGIN

FLU BURUNG MEMATIKAN: Penyebaran Virus H7N9 di China Kian Meluas

Yusran Yunus   -   Minggu, 28 April 2013, 05:38 WIB

TERKAIT

POPULER

PILIHAN REDAKSI

130428_flu burung china (ok-yus).gifBISNIS.COM, BEIJING-China pada Sabtu melaporkan kasus pertama flu burung H7N9 di provinsi selatan Hunan, tanda terbaru virus yang telah menewaskan 23 orang di negara itu terus menyebar.

Kantor berita resmi Xinhua mengatakan pasiennya adalah wanita 64 tahun dari kota Shaoyang yang mengalami demam pada 14 April, empat hari setelah kontak dengan unggas. "Kondisinya telah membaik dengan pengobatan," katanya menambahkan.

Flu unggas pertama kali terdeteksi pada Maret. Pekan ini, Organisasi Kesehatan Dunia menyebut virus itu "salah satu yang paling mematikan", dan mengatakan virus itu lebih mudah menular dibandingkan turunan sebelumnya yang telah menewaskan ratusan di seluruh dunia sejak tahun 2003.

"Tak satu pun dari 41 orang yang telah kontak dengan dengan virus baru dikonfirmasi sebagai pasien Hunan, yang hanya diidentifikasi dengan nama keluarga Guan, telah menunjukkan gejala," kata Xinhua.

Seorang pria 54-tahun yang jatuh sakit di Provinsi Jiangxi juga dirawat di Hunan, di mana ia didiagnosis dengan H7N9.

Kasus Hunan terjadi sehari setelah provinsi timur Fujian melaporkan kasus pertama dan selama pekan yang sama bahwa pria Taiwan menjadi kasus pertama flu burung di luar daratan China. Dia terserang flu saat bepergian di China.

Para ilmuwan China menegaskan pada Kamis bahwa ayam bisa menularkan flu itu kepada manusia.(antara/reuters)

Source : Newswire

Editor : Yusran Yunus

Comments :

DISCLAIMER:

Komentar yang tampil menjadi tanggungjawab sepenuhnya pengirim, bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi BISNIS.com. Redaksi berhak menghapuskan dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.