RSS FEEDLOGIN

ENTREPRENEUR FESTIVAL: Calon Wira Usahawan harus Terjemahkan Mimpi ke Aksi Nyata

Reporter   -   Sabtu, 04 Mei 2013, 14:26 WIB

TERKAIT

POPULER

PILIHAN REDAKSI

130504_steny agustaf .jpg
Steny Agustaf berbagi pengalaman (Bisnis/Juliana Romauli) 

BISNIS.COM, JAKARTA -- Dolly Lesmana selaku CEO Arka Media, penerbit majalah market+, menginisiasi acara Talk Show Creative Entrepreneur Festival (EFes) 2013 hari ini, Sabtu (4/5/2013) yang diisi oleh Steny Agustaf dari Evio Production. 

"Jadi melalui acara ini, kami  menginspirasi dan memberi arahan bagi entrepreneur dan calon entrepreneur untuk have a dream, create plan and take action," jelas Dolly. 

Acara ini dihadiri oleh sejumlah calon pengusaha muda dari berbagai daerah dan media. Clara, Konsultan Pendidikan Luar Negeri dari  mengaku menyempatkan diri untuk menghadiri acara EFes kali ini untuk menambah wawasan dan memperluas relasi. 

Steny Agustaf pembawa acara Creative Talkshow EFes saat memberi pelatihan public speaking mengatakan, "Untuk menjadi pembicara yang baik, kita perlu merubah energi yang negatif menjadi energi positif. Daripada menghabiskan energi memikirkan apa yang dipikirkan orang lain lebih baik kita mempersiapkan bahan dan materi yang menarik untuk disampaikan ke orang lain." 

Pembawa acara berkaus polo putih ini mengatakan bahwa sebaiknya kita menjadi impactfull speaker, pembicara yang bisa memberikan efek positif dan baik bagi pendengarnya. 

Ia juga menegaskan jika materi presentasi harus memiliki relasi dengan acara dan berguna bagi orang yang hadir. "Itu sebabnya kita perlu mempersiapkan diri dan materi sebelumm berbicara ∂ depan umum," ungkapnya. 

Menurutnya pesan yang disampaikan akan lebih mudah diterima audience jika terjadi eye contact, bahasa tubuh yang yakin, memberi jeda saat berbicara, dan mendengarkan audience saat mereka berbicara sebagai umpan balik. 

Source : Juliana Romauli

Editor : Sutarno

Komentar :

DISCLAIMER:

Komentar yang tampil menjadi tanggungjawab sepenuhnya pengirim, bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi BISNIS.com. Redaksi berhak menghapuskan dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.