RSS FEEDLOGIN

EKSPOR SULSEL Meningkat 5,09% Jadi US$134,26 Juta

Wiwiek Endah   -   Senin, 01 April 2013, 16:03 WIB

TERKAIT

POPULER

PILIHAN REDAKSI

130313_peti kemas ekspor.jpgBISNIS.COM, MAKASSAR--Badan Pusat Statistik Provinsi Sulawesi Selatan mencatat nilai ekspor daerah ini pada Februari 2013 mencapai US$134,26 juta.

Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Sulsel Nursam Salam mengatakan besarnya nilai ekspor tersebut meningkat 5,09% dibandingkan dengan ekspor Januari 2013.

“Bila dibandingkan dengan ekspor Februari 2012, nilai tersebut juga mengalami peningkatan sebesar 28,28%,” kata Nursam, Senin (1/4/2013).

Dia mengatakan lima terbesar komoditas ekspor Sulsel pada Februari 2013 adalah nikel (HS75), kakao (HS18), ikan, udang dan kepiting (HS03), biji-bijian berminyak, tanaman obat (HS12), dan kayu/barang dari kayu (HS44).

Ekspor ke Jepang pada Februari 2013 menurutnya, mencapai nilai terbesar yaitu US$96,00 juta, disusul ke Malaysia sebesar US$11,64 juta, Amerika Serikat US$5,17 juta, China US$4,73 juta dan Vietnam US$ 2,55 juta.

“Nilai ekspor Sulsel ke lima negara tersebut mencapai US$120,08 juta atau 89,44% dari total ekspor wilayah ini,” ujarnya.

Impor Sulsel Meningkat 404,24%

Sementara itu, nilai impor Sulsel pada Februari 2013 tercatat sebesar US$284,04 juta. Besarnya nilai impor tersebut meningkat 404,24% dibandingkan Januari 2013.

Bila dibandingkan dengan nilai impor Februari 2012, nilai impor tersebut juga mengalami peningkatan sebesar 227,05%.

“Rusia, Singapura, China, Australia dan Amerika Serikat merupakan lima negara pemasok utama barang impor ke Sulsel pada Februari 2013,” katanya.

Menurutnya, kelima negara tersebut memasok barang impor dengan nilai sebesar US$262,49 juta atau 92,41% dari total nilai impor Sulsel.

Besarnya nilai impor dari kelima negara tersebut masing-masing sebesar US$150,70 juta dari Rusia, US$71,49 juta dari Singapura, US$24,21 juta dari China, US$9,57 juta dari Australia dan US$6,52 juta dari Amerika Serikat. (wde)

Source : Wiwiek Dwi Endah

Editor : Wiwiek Dwi Endah

Komentar :

DISCLAIMER:

Komentar yang tampil menjadi tanggungjawab sepenuhnya pengirim, bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi BISNIS.com. Redaksi berhak menghapuskan dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.