RSS FEEDLOGIN

EKSPANSI MNC GROUP: Siapkan Rp9 Triliun Untuk Bisnis Tol

Didit A. Susanto   -   Jumat, 01 Maret 2013, 18:04 WIB

TERKAIT

  • No news.

POPULER

PILIHAN REDAKSI

JAKARTA--Media Nusantara Citra Group mengalokasikan dana Rp8 triliun-9 triliun untuk mengembangkan usaha di bidang jalan tol setelah mengakuisisi PT Bakrie Toll Road.


 President dan CEO PT MNC Infrastruktur Utama Syafril Nasution mengatakan angka tersebut dianggarkan untuk pengembangan usaha selama 2 tahun dari 2013 hingga 2014.

 

"Dari dana tersebut akan kami gunakan untuk menyelesaikan pembangunan tol Ciawi-Sukabumi tahun ini dan setengah ruas tol Pejagan-Pemalang pada tahun depan," katanya saat ditemui, Jumat (1/3).

 

Saat ini, lanjut Syafril, pihaknya tengah melakukan persiapan pengadaan anggaran tersebut baik dari ekuitas perusahaan dan pinjaman bank.

 

"Ini kan baru permulaan, proses akuisisi pun belum rampung masih 2 mingguan lagi baru selesai, jadi uang pun masih dipersiapkan," pungkasnya.

 

Proses pengakusisian tersebut katanya hingga kini belum rampung karena masih banyaknya tahapan yang harus diproses, mengingat utang yang telah ditumpuk oleh BTR sehingga perusahaan harus mengurusnya ke pihak Bank.

 

Sebelumnya, MNC mengakuisisi Bakrie Toll Road pada Desember lalu. Dengan pengambilalihan perusahaan tersebut maka MNC berhak memiliki empat ruas tol yakni Ciawi-Sukabumi, Kaci-Pejagan, Pejagan-Pemalang, Probolinggo-Pasuruan.

 

Pada kesempatan yang sama CEO MNC Group Hary Tanoesoedibjo mengatakan pihaknya secara resmi melaporkan akuisisi PT Bakrie Toll Road (BTR) kepada Menteri Pekerjaan Umum Djoko Kirmanto.

 

"Kami melaporkan terkait dengan akuisisi Bakrie mengingat usaha jalan tol ada di bawah Kementerian Pekerjaan Umum," ujarnya.

 

Sebelumnya, pada awal Februari lalu, MNC Group telah melakukan peresmian proses pembangunan tol Ciawi-Sukabumi dengan bertemu pemerintah setempat. (if)

 

Source : Dimas Novita Sari &Thomas Mola

Editor : Ismail Fahmi

Layak Disimak

Comments :

DISCLAIMER:

Komentar yang tampil menjadi tanggungjawab sepenuhnya pengirim, bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi BISNIS.com. Redaksi berhak menghapuskan dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.