.COM, MEDAN-- Bank Indonesia memproyeksikan pertumbuhan ekonomi di Sumatera Utara pada triwulan I/2013 mencapai 6,2% mengalami trend positif dibandingkan triwulan IV/2012 yang tercatat 6,13%, namun masih lebih rendah dibandingkan triwulan I/2012 yang berada dilevel 6,3%.
Deputi Direktur Divisi Ekonomi Moneter Kantor Perwakilan BI Wilayah IX Mikael Budisatrio mengatakan pertumbuhan ekonomi tersebut didorong oleh peningkatan konsumsi masyarakat dan kegiatan investasi di Sumut.
“Konsumsi dan kegiatan investasi tercatat masih mengalami pertumbuhan dibandingkan triwulan sebelumnya dan tetap tumbuh positif sehingga mendorong perekonomian di triwulan I/2013 dengan prediksi 6,2%,” ucapnya.
Pertumbuhan konsumsi tersebut menurutnya terlihat dari konsumsi rumah tangga yang naik 2,41% begitu juga dengan konsumsi pemerintah dengan peningkatan 2,08%. Sementara dari sisi investasi pun menunjukan trend positif 4,14%.
Sumut juga memiliki sektor ekonomi andalan seperti pertanian dan industri pengolahan yang tetap mengalami pertumbuhan baik untuk penawaran domestik maupun ekspor.
Berdasarkan data dari BPS, ekspor untuk sektor pertanian pada Januari mengalami peningkatan 8,57% dibandingkan Desember 2012, sementara ekspor di sektor industri pada Januari 2013 sedikit menurun 1,47% dari bulan sebelumnya.
Sedangkan sektor PHR (perdagangan hotel restoran) mengalami perlambatan yang cukup signifikan dibandingkan triwulan sebelumnya. Diperkirakan akibat imbas dari melemahnya kinerja perdagangan internasional serta trend penurunan harga komoditas perkebunan di pasar internasional. (if)
Source : Dewi Andriani
Editor : Ismail Fahmi

Komentar yang tampil menjadi tanggungjawab sepenuhnya pengirim, bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi BISNIS.com. Redaksi berhak menghapuskan dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.