RSS FEEDLOGIN

EKONOMI AS: Penurunan Pengangguran 7,7% Picu Pertumbuhan

M. Taufikul Basari   -   Sabtu, 09 Maret 2013, 04:31 WIB

TERKAIT

POPULER

PILIHAN REDAKSI

130305_bursa-as.jpgBISNIS.COM, JAKARTAData penggajian AS meningkat lebih dari perkiraan pada Februari dan tingkat pengangguran secara tak terduga turun ke 7,7%, level terendah dalam 4 tahun terakhir.

Laporan Departemen Tenaga Kerja AS Jumat (8/3/2013)menunjukkan jumlah pekerjaan melonjak 236.000 bulan lalu setelah naik 119.000 pada Januari. Data Januari direvisi dan lebih kecil dari yang dikeluarkan bulan lalu.

Laporan rutin satu bulan sekali yang dikeluarkan pada Jumat minggu pertama itu lebih tinggi dari prediksi rata-rata 90 ekonom yang disurvei Bloomberg. Ekonom mempredikis kenaikan sebesar 165.000.

Adapun tingkat pengangguran, yang terendah sejak Desember 2008, turun dari 7,9%. Jumlah pekerjaan di bidang konstruksi melonjak terbesar dalam hampir 6 tahun.

Non-farm payrolls (NFP) adalah indikator yang paling dicermati secara ketat dalam data ketenagakerjaan AS karena dianggap sebagai ukuran yang paling komprehensif bagi terciptanya lapangan kerja di negara itu.

Membaiknya data ketenagakerajaan AS ini mengerek indeks saham berjangka, dolar dan yield Treasury. Tanda-tanda kebangkitan pada ekonomi terbesar dunia itu menggairahkan pasar di tengah pemotongan anggaran federal dan pajak gaji yang lebih tinggi.

"Pasar tenaga kerja terlihat cukup solid," kata Drew Matus, wakil kepala ekonom di UBS Securities LLC di Stamford, Connecticut, kepada Bloomberg.

"Pada sebagian besar wilayah, ada perbaikan tingkat yang cukup sehat. The Fed akan senang melihat angka-angka ini. Ini akan menunjukkan bahwa mereka sedang melakukan hal yang tepat dengan merangsang ekonomi." 

Source : Bloomberg

Editor : Sutarno

Comments :

DISCLAIMER:

Komentar yang tampil menjadi tanggungjawab sepenuhnya pengirim, bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi BISNIS.com. Redaksi berhak menghapuskan dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.