RSS FEEDLOGIN

EDITOR CHOICE: Rencana recall mobil FJ Cruiser hingga tender sodetan ciliwung

R Fitriana   -   Selasa, 19 Maret 2013, 08:06 WIB

TERKAIT

POPULER

PILIHAN REDAKSI

130319_toyota fj cruisser.jpgBISNIS.COM, JAKARTA—Bisnis otomotif, saham dan telepon seluler masih menarik di Indonesia seperti tertera dalam pemberitaan di bisnis.com kemarin, Senin (18/3), dengan informasi ringkasnya sebagai berikut:

Perusahaan otomotif Toyota melakukan recall (penarikan untuk perbaikan) terhadap 310.000 FJ Cruiser di seluruh dunia.

Reuters mengutip Toyota Motor Corp yang pada akhir pekan ini mengumumkan ada masalah di sabuk pengaman kendaraan itu.

Sementara itu, pengembang listrik swasta (independent power producer/IPP) meminta komitmen pemerintah untuk membantu dalam mengeluarkan perizinan untuk memuluskan program percepatan (fast track program/FTP) 10.000 megawatt tahap 2.

Bagi yang ingin membaca informasi lainnya dapat membuka link di bawah ini:

KINERJA EMITEN: Wika Cetak Kenaikan Laba 29,2%

MASKAPAI PENERBANGAN: Selama Februari Singapore Airlines angkut 1,4 juta penumpang

OBLIGASI FIF TAHAP II: Kupon Berkisar 6,75%-7,75%

BURSA SAHAM : Bumi Resources Mineral tidak tahu Long Haul Indonesia

SENGKETA MEREK LEXUS: Toyota Gugat Lie Sugiarto

PENGADILAN NIAGA: Orchid Residence Dalam PKPU Sementara

GLOBAL BOND: Tower Bersama Tunjuk 7 Bank Jadi Arranger Roadshow

SMART PHONE : Cyrus Akan Rilis Enam Ponsel Pintar

BISNIS TAMAN REKREASI: Finalisasi Standardisasi Akhir Maret 2013

LION-AIRBUS: Presiden Prancis Saksikan MOU Kontrak Pembelian 234 Pesawat A320 & A321

BANJIR JAKARTA: Sodetan Ciliwung tengah ditenderkan

KOMPONEN OTOMOTIF: Pemodal Asing Dinilai Jadi Ancaman Serius

KREDIT SEPEDA MOTOR: Penaikan Uang Muka Dikhawatirkan Pengaruhi Industri Komponen.   (ra)

 

Editor : Rustam Agus

Layak Disimak

Comments :

DISCLAIMER:

Komentar yang tampil menjadi tanggungjawab sepenuhnya pengirim, bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi BISNIS.com. Redaksi berhak menghapuskan dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.