RSS FEEDLOGIN

EDITOR CHOICE: Dari hilton Hingga Sengketa Pabrik Sawit Jadi Pilihan

R Fitriana   -   Kamis, 18 April 2013, 08:59 WIB

TERKAIT

POPULER

PILIHAN REDAKSI

130418_hilton02_304.jpgBISNIS.COM, JAKARTA—Hilton Worldwide yang akan mengembangkan merek mereka di 10 kota di Indonesia merupakan salah satu berita yang tercatat di bisnis.com kemarin, Rabu (17/4/2013).

Selain itu, ada juga transaksi bisnis penjualan mobil pikap yang naik 16,5%, dan berita ringkasan lainnya adalah sebagai berikut:

Potensi interferensi yang membayangi penataan kembali frekuensi kanal 2,1 GHz diklaim dapat diatasi dengan cara menggunakan penyaring dan memindahkan arah antena stasiun pemancar atau BTS (base tranceiver station).

Sementara itu, merek Hilton Worlwide yang akan dikembangkan di Indonesia terkait dengan tingginya pertumbuhan kelas menengah dalam 10 tahun terakhir dari 80 juta jiwa menjadi 135 juta jiwa.

Bagi yang ingin membaca informasi bisnis lainnya, dapat membuka link di bawah ini:

BUMI PLC: Nat Rothschild Pertanyakan Kinerja Direktur Keuangan

MOBIL PIKAP: Penjualan Naik 16,5% Jadi 47.840 Unit

KILANG MIGAS: Pebisnis Butuh Fasilitas Fiskal

INDUSTRI ZAT PEWARNA: Produsen Lokal Kalah Bersaing di Rumah Sendiri

Bringin Life Raup Laba Rp203 Miliar

IZIN & SERTIFIKASI ONLINE Jadi Andalan Kemenkominfo Pacu PNBP

Harga Sewa Ruang Perkantoran CBD di Jakarta Diprediksi Naik 20%

INDUSTRI BAJA: Produk Asal China Masih Kuasai Pasar Indonesia

KADIN Tolak Aturan DER dan Pajak Promosi

LABA BRINGIN LIFE Naik 62% Senilai Rp203 Miliar

HARGA KARET: Belum Capai Rerata US$3, Kesepakatan Trio Produsen Buntu

INDUSTRI EKSTRAKTIF: Kebutuhan Transparansi Makin Mendesak

PENAIKAN HARGA BBM: Pasar Mobil Diyakini Tetap Tumbuh

SENGKETA PABRIK SAWIT: Asuransi Recapital & Mindo Tech Wajib Bayar Ganti Rugi Rp13,17 Miliar

PENYEDIAAN BARANG LOKAL: Pengusaha Waralaba Minta Toleransi 5 Tahun.

 

Source : R. Fitriana

Editor : Martin Sihombing

Komentar :

DISCLAIMER:

Komentar yang tampil menjadi tanggungjawab sepenuhnya pengirim, bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi BISNIS.com. Redaksi berhak menghapuskan dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.