RSS FEEDLOGIN

EDITOR CHOICE: Dari bisnis kondotel PT Wika Realty hingga lelang 2.958 proyek

R Fitriana   -   Senin, 08 April 2013, 06:47 WIB

TERKAIT

POPULER

PILIHAN REDAKSI

130207_properti.jpgBISNIS.COM, JAKARTA—Informasi tentang bisnis properti mendominasi pemberitaan di bisnis.com pada akhir pekan lalu, Sabtu (6/4/2013) dan Minggu (7/4/2013), tapi informasi lainnya seperti bisnis otomotif juga tersedia dengan ringkasan berita sebagai berikut:

Keuntungan para pedagang mobil bekas turun pada kuartal pertama tahun ini, menyusul anjloknya harga dan volume penjualan akibat ‘perang diskon” para prinsipal mobil baru.

Sementara itu, pengembang properti PT Wika Realty menyatakan serius terjun dalam bisnis apartemen dan kondotel seiring dengan perkembangan perekonomian di Indonesia.

Bagi yang ingin membaca informasi bisnis lainnya dapat membuka link di bawah ini:

Dapat Suntikan Modal Rp75 Miliar, Nas Re Bidik Pasar Myanmar

PASAR MOTOR: Honda Jual 1,2 Juta Unit Kuartal I/2013

S&P Segera Miliki Pefindo Lewat Jalur Rights Issue

PANDI Dorong Pelaku E-Commerce Gunakan Domain Lokal

TAXI Akuisisi Ekspress Mulia Kencana Rp67 Miliar

KREDIT USAHA: BNI & CIMB NIAGA Kian Agresif Berekpansi

Produksi Minyak Kuartal I Capai 830.000 Barel Per Hari

Total E&P Indonesie: Rencana Pengembangan Blok East Natuna Harus Cepat Diputuskan

PRODUKSI BATUBARA: Pengusaha Diminta Kendalikan Cadangan

SENGKETA TELEVISI: Tutut Angkat Kasus TPI ke MA

SENGKETA APARTEMEN: Bakrie Swasakti Lolos Dari Pailit

KINERJA EMITEN: CIMB Niaga Gulir Kredit SME Rp17,76 triliun

KREDIT PEMILIKAN APARTEMEN: BNI Salurkan ke Pembeli Holland Village

AKSI SRIWIJAYA AIR: Tambah Armada, Bidik Kenaikan Pendapatan 27,27%

HARGA RUMAH: Hunian Mewah di Sentra Timur Cuma Rp1,5 Miliar

TENDER PROYEK: 2.958 Paket Bakal Dilelang.

Source : R. Fitriana

Editor : Martin Sihombing

Layak Disimak

Comments :

DISCLAIMER:

Komentar yang tampil menjadi tanggungjawab sepenuhnya pengirim, bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi BISNIS.com. Redaksi berhak menghapuskan dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.