BISNIS.COM,JAKARTA—Heinz Walker-Nederkoorn, Duta Besar Swiss untuk Indonesia, mengatakan Indonesia dapat mencapai pertumbuhan ekonomi 15%-20% per tahun dalam 30 tahun ke depan jika infrastruktur Indonesia semaju Swiss.
“Infrastruktur yang tidak memadai telah membatasi pembangunan Indonesia dan investasi,” kata Walker-Nederkoorn dalam seminar Perayaan 60 Tahun Hubungan Bilateral Indonesia-Swss, Kamis (18/4).
Padahal, menurutnya, permintaan akan infrastruktur semakin besar di Indonesia seiring dengan bertambahnya jumlah masyarakat kelas menengah, meningkatnya urbanisasi, dan desentralisasi.
“Saat ini, pertumbuhan dan pembangunan tidak hanya terkosentrasi di Jawa, melainkan juga di Medan, Makasar, dan Balikpapan. Hal ini terlihat dari pesatnya pertumbuhan permintaan akan semen,” katanya.
Walker-Nederkoorn mengungkapkan permintaan semen di Indonesia selalu naik dua kali lipat setiap 10 tahun, sehingga perusahaan semen asal Swiss, Grup Holcim, meningkatkan investasinya di Indonesia.
Melalui anak usahanya, PT Holcim Indonesia Tbk, raksasa semen dunia itu membangun dua pabrik semen baru di Tuban dengan nilai investasi masing-masing sebesar US$500 juta dan US$300 juta.
Source : A. Puja R. Altiar
Editor : Bambang Supriyanto

Komentar yang tampil menjadi tanggungjawab sepenuhnya pengirim, bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi BISNIS.com. Redaksi berhak menghapuskan dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.