RSS FEEDLOGIN

DAHLAN ISKAN Bagi-Bagi Tips Wirausaha ke Mahasiswa UNG

Emanuel Tome Hayon   -   Sabtu, 20 April 2013, 20:47 WIB

TERKAIT

POPULER

PILIHAN REDAKSI

130312_dahlan iskan1 (antara).jpgBISNIS.COM, JAKARTA--Menteri BUMN Dahlan Iskan   memberikan kuliah singkat dengan materi menjadi pengusaha sukses di Universitas Negeri Gorontalo (UNG).

Kepala Bagian Humas dan Protokoler Kementerian BUMN  Faizal Halimi menuturkan  di hadapan sekitar 1.000 mahasiswa itu, Dahlan Iskan memberikan motivasi, serta membeberkan pengalaman yang jatuh bangun hingga sukses memiliki Jawa Pos Gorup.

Pada kesempatan itu, Dahlan menuturkan bahwa halangan dan rintangan, jatuh bangun merupakan dinamika yang pasti akan dihadapi seorang pengusaha. Menurutnya untuk menjadi seorang pengusaha yang sukses, dibutuhkan proses panjang yang harus dilalui.

"Pengusaha sukses itu pasti pernah gagal. Jatuh bangun harus tetap bangkit, jangan menyerah," ujarnya Dahlan di Universitas Negeri Gorontalo, Sabtu (20/4/2013).

Dahlan mengumpamakan, ibarat  belajar naik sepeda, seseorang tidak langsung mahir akan tetapi jatuh bangun dulu. Untuk itu Dahlan menambahkan  jika ingin menjadi pengusaha sukses, maka harus persiapkan diri mulai sekarang.

"Sepuluh tahun kedepan, kondisi ekonomi Indonesia lebih meningkat. Untuk merebut kemenangan harus siapkan dari sekarang," tegas Dahlan.

Dahlan  mengakui bahwa dirinya telah ratusan kali gagal sejak mengembangkan usahanya.

Kehadiran Dahlan di kampus UNG tersebut mengundang perhatian ribuan mahasiswa, bahkan sejumlah mahasiswa histeris saat bersalaman langsung dengan mantan Dirut PLN itu.

Di sela-sela memberikan ceramah, Dahlan memberikan pertanyaan berupa kuis soal perekonomian Indonesia, dan bagi yang bisa menjawab mendapatkan hadiah berupa uang.

Source : Antara

Editor : Yoseph Pencawan

Layak Disimak

Komentar :

DISCLAIMER:

Komentar yang tampil menjadi tanggungjawab sepenuhnya pengirim, bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi BISNIS.com. Redaksi berhak menghapuskan dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.