RSS FEEDLOGIN

BURSA NEGARA BERKEMBANG: Berjatuhan Dipicu Buruknya Data Ekonomi

Achmad Aris   -   Selasa, 02 April 2013, 06:52 WIB

TERKAIT

POPULER

PILIHAN REDAKSI

130225_bursa asia2.jpgBISNIS.COM, JAKARTA--Bursa saham negara berkembang turun untuk pertama kalinya dalam 6 hari, dipimpin oleh sektor produsen komoditas seiring data dari AS, China, dan Jepang yang berada di bawah perkiraan ekonom.

Berdasarkan data Bloomberg, indeks MSCI Emerging Markets turun 0,4% ke level 1.031,15 setelah reli 1,9% pekan lalu. Indeks turun karena data manufaktur di AS menunjukkan perluasan yang kurang dari perkiraan pada Maret sementara indeks kepercayaan antara produsen besar dalam indeks Tankan Bank of Jepang meningkat kurang dari perkiraan.

Di pihak lain, pertumbuhan ekspor Korea Selatan juga kurang dari perkiraan ekonomi dan penaikan produksi China yang di bawah proyeksi.

Saham Hyundai Motor Co, pembuat motor terbesar di Korea Selatan, mundur paling dalam lebih dari sepkan di Seoul sementara mata uang won tergelincir terhadap dollar AS seiring memburuknya hubungan dengan Korea Utara yang memertinggi risiko terjadinya perang.

Dari India, saham Sterlite Industries Ltd, produsen tembaga terbesar, jatuh 4,5% setelah perusahaan diperintahkan untuk menutup pabrik pengolahannya.

Sementara itu, indeks Bovespa Brazil turun kaerna saham PDG Realty SA Empreendimentos & Participacoes ditransaksikan merosot.

"Laporan ekonomi global mencerminkan fakta bahwa gelas tidak setengah kosong, tidak setengah penuh juga," kata Bruce McCain, Kepala Analis Investasi di unit private banking KeyCorp di Cleveland seperti dikutip Bloomberg.

"Tidak ada wilayah di dunia yang mampu mencapai breakout yang bisa mendorong antusiasme di pasar sekarang," ujarnya.  (ra)

Source : Bloomberg

Editor : Rustam Agus

Comments :

DISCLAIMER:

Komentar yang tampil menjadi tanggungjawab sepenuhnya pengirim, bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi BISNIS.com. Redaksi berhak menghapuskan dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.