RSS FEEDLOGIN

BURSA EMERGING MARKETS: MSCI Terkoreksi 1,6% Akibat Buruknya PDB China

Achmad Aris   -   Selasa, 16 April 2013, 07:00 WIB

TERKAIT

POPULER

PILIHAN REDAKSI

130408_bursa korea.jpgBISNIS.COM, JAKARTA--Bursa saham negara berkembang ditutup anjlok terbesar sejak Juli yang dipimpin oleh emiten sektor komoditas.

Anjloknya bursa saham tersebut dipicu oleh data pertumbuhan ekonomi China yang lebih rendah dari perkiraan.

Berdasarkan data Bloomberg, Selasa (16/4/2013), indeks MSCI Asia Pasifik turun 1,6% ke level 1.003,29, terdalam sejak 23 Juli.

Emiten sektor energi dan bahan baku mencatatkan penurunan setidakna 2,5%, terdalam dari 10 sektor industri yang tergabung dalam MSCI Emerging Markets.

Indeks Standard & Poor's GSCI yang terdiri dari 24 emiten bahan baku juga turun 2,3%, sejalan dengan penurunan harga minyak di bawah US$90 per barel dan penurunan harga emas dan perak.

Saham OAO Gazprom, produsen gas alam terbesar di Rusia, merosot ke level terendah dalam 4 tahun, saham Harmony Gold Mining Co jatuh ke level terendah sejak 2005 di Johannesburg karena harga minyak dan logam turun.

Di pihak lain, indeks Bovespa Brazil anjlok terbesar sejak September 2011, yang dipimpin oleh saham produsen bijih besi Vale SA.

"Sekarang angka China mulai mengecewakan, investor melihat lebih banyak bukti goyahnya pertumbuhan global," kata Maarten Jan Bakkum, analis pasar negera berkembang ING Investment Management di Hague seperti dikutip Bloomberg.

"Ini tidak cukup bagus untuk meyakinkan pasar komoditas," tambahnya.

Editor : Fahmi Achmad

Comments :

DISCLAIMER:

Komentar yang tampil menjadi tanggungjawab sepenuhnya pengirim, bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi BISNIS.com. Redaksi berhak menghapuskan dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.