BISNIS.COM, BOSTON-Kepolisian memiliki indikasi awal bahwa kedua terduga aksi bom di Boston Marathon masih beraksi sendiri.
"Dari yang kami ketahui saat ini, kedua orang ini beraksi bersama dan sendiri," ujar Kepala Polisi Watertown Edward Deveau kepada CNN, kutip Reuters Sabtu (20/4/2013).
Namun, lanjutnya, jika benar kelompok ini adalah kelompok kecil, polisi telah membekuk semua pelaku.
Presiden AS Barack Obama menyatakan masih banyak pertanyaan yang timbul akibat penyerangan berupa bom di acara termasuk kemungkinan kedua terduga menerima pertolongan dari pihak lain.
Pengeboman terjadi di acara lari yang mendunia, yaitu Boston Marathon, pada Senin. Tragedi itu diklaim Obama sebagai aksi teroris terparah di tanah AS sejak kasus WTC pada 11 September 2001.
Kedua bersaudara terduga itu diprediksi menyulut bom yang dirakit dari panci bertekanan tinggi yang dibungkus bersama bola besi dan paku di tengah kerumunan garis finis acara lari tersebut.
Pengeboman membuat tiga nyawa melayang dan melukai 176 orang lainnya.
Keluarga dari korban pengeboman Martin Richard yang berusia 8 tahun menyambut baik penangkapan Tsarnaev.
"Masyarakat kami sekali lagi selamat dari kedua orang itu," ujar keluarga itu dalam sebuah pernyataan.
Source : Reuters
Editor : Fajar Sidik

Komentar yang tampil menjadi tanggungjawab sepenuhnya pengirim, bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi BISNIS.com. Redaksi berhak menghapuskan dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.