RSS FEEDLOGIN

BLACKBERRY Z10: Pre Order Laris Manis

Febrany D. A. Putri   -   Minggu, 17 Maret 2013, 14:28 WIB

TERKAIT

POPULER

PILIHAN REDAKSI

130301_blackberryz10.jpgBISNIS.COM, JAKARTA--Pre order BlackBerry Z10 oleh beberapa operator diklaim laris manis. Indosat misalnya, hingga Sabtu (16/3) telah menerima pre order sebanyak 2.100 unit dari total 3.000 unit.

"Pengguna BlackBerry di Indonesia memang masih cukup besar. Untuk Indosat saja, 55% pelanggan smartphone adalah pelanggan BlackBerry, 20% Android, sisanya Nokia dan Apple. Untuk smartphone premium tahun ini, saya proyeksikan penetrasi BlackBerry Z10 mencapai 20% hingga 25% dari total pelanggan kami," tutur Division Head Mobile Data Segment Indosat Sharif Mahfoedz , Minggu (17/3/2013)

Sementara itu, hingga Jumat malam (15/5), Telkomsel telah menerima sebanyak 3.000 pre order BlackBerry Z10. Telkomsel memproyeksikan, persediaan pre order sebanyak 5.000 unit akan habis pada awal bulan depan. Operator lainnya, yakni XL juga mengklaim persediaan unit pre order mereka yakni 1.000 unit ludes hingga Jumat (15/3).

Head of Operations IDC Indonesia Sudev Bangah dalam siaran persnya menyebutkan BlackBerry Z10 justru akan memperkuat posisi pangsa pasar BlackBerry di Indonesia.

"Produk BlackBerry sangat cocok bagi pasar Indonesia. Kehadiran line up BlackBerry 10 lainnya kami percaya akan sangat ditunggu," kata Sudev.

Seperti dilansir Bloomberg pada Kamis (14/3) waktu setempat, Executive VIce President of Global Sales BlackBerry Rick Constanzo mengatakan secara global BlackBerry Z10 telah terjual sebanyak 1 juta unit.

"Ini membuat kami sangat percaya diri. Konsumen sangat siap memiliki pengalaman baru yang dimiliki perangkat baru kami. Dengan dukungan mitra yang kuat, kami yakin mampu sukses," pungkas Constanzo.

 

 

 

Editor : Endot Brilliantono

Komentar :

DISCLAIMER:

Komentar yang tampil menjadi tanggungjawab sepenuhnya pengirim, bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi BISNIS.com. Redaksi berhak menghapuskan dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.