RSS FEEDLOGIN

BISNIS SYARIAH: Dana Muhammadiyah Wajib Dikelola Bank Syariah

Mursito   -   Selasa, 27 Desember 2011, 16:19 WIB

TERKAIT

  • No news.

POPULER

PILIHAN REDAKSI

JAKARTA: Muhammadiyah beserta amal usahanya memutuskan hanya akan menggunakan layanan perbankan syariah sekaligus berhenti menggunakan layanan perbankan konvensional.

 

Dana Pengurus Muhamadiyah dengan lebih dari 10.000 amal usahanya akan dikelola tujuh bank syariah paling lambat akhir Desember 2012.

 

“Ini sudah menjadi keputusan PP [Pimpinan Pusat] Muhammadiyah. Masa transisinya perpindahan dana dari bank konvensional ke bank syariah paling lambat akhir Desember 2012,” ujar Yunahar Ilyas, Ketua PP Muhammadiyah, hari ini.

 

Yunahar menjelaskan dalam keputusan itu juga dinyatakan dana Muhammadiyah yang ditempatkan pada bank konvensional akan dipindahkan secara langsung ke anak usaha Bank Syariah. “Misalnya dana di Bank Mandiri akan dipindahkan ke BSM [Bank Syariah Mandiri],” jelasnya.

 

Adapun dana yang ditempatkan pada bank konvensional yang tidak memiliki anak usaha syariah, juga wajib dipindahkan kepada bank syariah yang telah bekerja sama dengan Muhammadiyah. Tujuh bank syariah yang dimaksud adalah BSM, BRI Syariah, BNI Syariah, Bank Syariah Bukopin, Bank Muamalat serta unit usaha syariah (UUS) Bank Danamon dan UUS Bank Tabungan Negara.

 

Ketujuh bank tersebut telah menandatangani kerja sama dengan PP Muhamadiyah pertengahan Desember 2011. Sebelum penandatanganan kerja sama itu Muhammadiyah telah bekerja sama dengan 46 lembaga keuangan, baik syariah maupun konvensional.

 

Yunahar menjelaskan potensi aliran dana Muhammadiyah sangat besar, mengingat saat ini organisasi keagamaan yang didirikan oleh K.H. Ahmad Dahlan ini memiliki 172 Universitas, 400 rumah sakit dan lebih dari 10.000 sekolah mulai dari Pendidikan Anak Usia Dini hingga Sekolah Menengah Umum.

 

“Kalau potensi dana secara keseluruhan belum bisa disampaikan karena masih terus kami survei. Penghitungan baru selesai 35% dengan potensi dana sebesar Rp2 triliun,” jelasnya.

 

Bambang Widjanarko, Direktur Bisnis BNI Syariah, mengatakan perseroan siap mengelola dana Muhammadiyah, baik yang selama ini dikelola induk usaha, yakni BNI, maupun bank konvensional lainnya. “Kami akan menghitung berapa dana Muhammadiyah yang ada di BNI, kami belum diketahui berapa jumlah pastinya,” ujarnya.

 

Meski demikian, Bambang menetapkan target yang konservatif dalam meraih dan mengelola dana milik Muhamadiyah. “Kami targetkan sekitar Rp75 miliar—Rp100 miliar,” jelasnya.(api)

Source : Donald Banjarnahor

Editor :

Comments :

DISCLAIMER:

Komentar yang tampil menjadi tanggungjawab sepenuhnya pengirim, bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi BISNIS.com. Redaksi berhak menghapuskan dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.