RSS FEEDLOGIN

BISNIS PROPERTI: Diprediksi Tumbuh 10%, Bunga Kredit Masih Rendah

  -   Rabu, 06 Februari 2013, 19:05 WIB

TERKAIT

  • No news.

POPULER

PILIHAN REDAKSI

JAKARTA-- Pertumbuhan bisnis properti di Indonesia tahun ini diprediksi minimal 10% karena bunga pinjaman perbankan masih relatif rendah.
 

Ciputra, pendiri Ciputra Group, mengatakan salah satu hal yang paling mempengaruhi siklus bisnis properti yakni suku bunga pinjaman untuk kredit properti.
 

"Selama suku bunga pinjaman untuk kredit properti masih di bawah 10%, saya yakin siklus bisnis properti masih bisa naik setidaknya 10%," ujarnya di sela seminar nasional Prospek Perbankan dan Bisnis Properti di Tengah Tantangan Menjaga Momentum Pertumbuhan, Rabu (6/2).
 

Menurutnya, properti di Indonesia saat ini masih belum kelebihan suplai, karena masih banyak permintaan yang belum bisa dipenuhi. Lagipula, harga rumah di Jakarta masih 1/8 dari Singapura dan 1/15 dari Hongkong.
 

Pada 2014, dia meyakini siklusnya juga masih cukup positif asalkan situasi politik kondusif. Namun, hal ini masih cukup susah diprediksi.
 

"Pengembang dan semua pihak harus mewaspadai satu hal, yakni potensi perubahan regulasi. Sebab, satu saja regulasi yang berubah, bisa meruntuhkan semua prediksi yang dibuat sebelumnya," jelas begawan properti Indonesia itu. (if)
 

Editor : Ismail Fahmi

Layak Disimak

Comments :

DISCLAIMER:

Komentar yang tampil menjadi tanggungjawab sepenuhnya pengirim, bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi BISNIS.com. Redaksi berhak menghapuskan dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.