RSS FEEDLOGIN

BISNIS INDONESIA: Simak, Berita-Berita Industri Edisi 1 Mei 2013

Redaksi   -   Rabu, 01 Mei 2013, 04:00 WIB

TERKAIT

POPULER

PILIHAN REDAKSI

130429_bisnis industri.jpgBISNIS.COM, JAKARTA--Berikut ini adalah ringkasan headlines BISNIS INDONESIA edisi cetak Rabu, 01 Mei 2013. Untuk menyimak lebih lanjut, silahkan kunjungi www.epaper.bisnis.com.

Seksi Industri

HAL 25

PERSAINGAN USAHA : Merajut Benang Kusut Masalah Kartel

Kasus dugaan kartel yang merugikan konsumen dan menguntungkan segelintir pihak semakin menyeruak ke permukaan akhir-akhir ini. Adakah yang salah dengan sistem persaingan usaha di dalam negeri?

HAL 26

KANDUNGAN FORMALIN : Awas Ada Pengawet

Pasca ditemukannya mi berformalin dalam jumlah besar di Daerah Istimmewa Yogyakarta (DIY) beberapa waktu silam, muncul pertanyaan apakah bahan berbahaya itu juga ada di bahan makanan lain?

HAL 27

BISNIS IKLAN MOBILE : Ad2c Masuk Indonesia

Biro iklan mobile dan marketing internasional ad2c membidik pasar Indonesia dan menggelontorkan dana sebesar US$10 juta untuk 2 tahun ke depan.

HAL 28

HARGA BBM NAIK : Organda Ancam Mogok Nasional

Organda mengancam berhenti beroperasi secara nasional jika pemerintah menaikan harga bahan bakar minyak bagi angkutan umum dan barang.

HAL 29

ONGKOS BONGKAR MUAT : Asosiasi Setujui Tarif Baru Naik 42%

Tarif bongkar muat di dermaga konvensional Pelabuhan Tanjung Priok akhirnya dinaikkan rata-rata 42% menyusul kesepakatan asosiasi pengguna dan penyedia jasa di pelabuhan itu.

HAL 30

HARGA PATOKAN GULA : Asosiasi Petani Minta Dinaikkan

Asosiasi Petani Rakyat Indonesia meminta pemerintah mengubah harga patokan gula kristal putih hingga mendekati biaya riil di lapangan.

HAL 31

KAIN SONGKET : Berani Beda dengan Motif Modern

Perempuan kelahiran Desa Ulak Bedil, Indralaya, Kabupaten Ogan Ilir, Palembang, Sumatra Selatan itu mengaku tidak habis pikir mengapa pemerintah memberinya penghargaan sebagai salah satu wirausahawan sukses.

HAL 32

INDUSTRI KOMPONEN : Bakrie Tosanjaya Ekspansi Pabrik

PT Bakrie Tosanjaya, anak usaha PT Bakrie and Brothers Tbk di bidang pengecoran baja dan komponen otomotif, berencana menanamkan modal sekitar Rp300 miliar untuk meningkatkan kapasitas produksi hingga 50%.

Source : Abdul Wahid

Editor : Yoseph Pencawan

Comments :

DISCLAIMER:

Komentar yang tampil menjadi tanggungjawab sepenuhnya pengirim, bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi BISNIS.com. Redaksi berhak menghapuskan dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.