RSS FEEDLOGIN

BISNIS INDONESIA HARI INI (SEKSI MARKET): AKR Cari Dana Rp8 Triliun

Reporter   -   Rabu, 15 Mei 2013, 04:26 WIB

TERKAIT

POPULER

PILIHAN REDAKSI

130509_bisnis market ind (custom).jpgBISNIS.COM, JAKARTA-Berikut ini ringkasan headlines Bisnis Indonesia (Seksi Market) edisi cetak Rabu, 15 Mei 2013. Untuk menyimak lebih lanjut, silahkan kunjungi www.epaper.bisnis.com.

 

Seksi Market

Hal 13
PELABUHAN GRESIK ; AKR Cari Dana Rp8 Triliun

Distributor BBM PT AKR Cor porindo Tbk (AKRA) mencari dana Rp7 triliun-Rp8 tri liun untuk membiayai tahap pertama proyek pelabuhan industri terintegrasinya di Gresik, Jawa Timur.

Hal 14
AKSI KORPORASI TELKOM ; Stock Split Direalisasikan Q3

Niat PT Telekomunikasi Indonesia Tbk (TLKM) untuk melakukan stock split dengan rasio 1:5 agar sahamnya lebih likuid untuk jangka panjang bakal terealisasi pada kuartal III/2013.

Hal 15
RISET EMITEN ; Mengukur Ekspansi Bisnis Nippon Indosari

Dengan tingkat konsumsi roti yang masih sangat rendah, PT Nippon Indosari Corpindo Tbk (ROTI) punya peluang besar untuk terus membesar di Indonesia. Bagaimana prospeknya?

Hal 16
PENJUALAN BANK MUTIARA ; Lima Investor Jadi Peminat Serius

Lembaga Penjamin Simpanan atau LPS mencatat ada lima pemodal yang me nyatakan minatnya membeli PT Bank Mutiara Tbk dalam program penjualan tahun ini.

Hal 17
SUMBER PENDANAAN ; Multifinance Perlu Diversifikasi

Mayoritas atau 65% dari pendanaan industri multifinance berasal dari perbankan, sehingga pelaku usaha di sektor ini perlu me - ngembangkan sumber pendana an lain.

Hal 18
KREDIT DAERAH ; Jabar Melejit, Sulsel Melambat

Bank Indonesia mencatat penyaluran kredit perbankan di Jawa Barat pada kuartal I/2013 tumbuh 26,95% dibandingkan dengan periode sebelumnya menjadi Rp355,97 triliun karena ditopang ekspansi bank swasta asing.

Hal 19 - 23
Tabel bursa & moneter

Hal 24
KOMODITAS LOGAM MULIA ; Aksi Jual Emas Merosot

Para pemilik emas disinyalir akan mengurangi penjualan emas dan perhiasan setelah harga jatuh ke pasar bearish, mengurangi suplai salah satu sumber logam yang biasanya menyumbang sekitar 1 dari setiap 3 ons pasokan global.

 

Source : Priyo Susilo

Editor : Yusran Yunus

Comments :

DISCLAIMER:

Komentar yang tampil menjadi tanggungjawab sepenuhnya pengirim, bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi BISNIS.com. Redaksi berhak menghapuskan dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.