BISNIS.COM, JAKARTA-Berikut ini ringkasan headlines Bisnis Indonesia edisi cetak Rabu, 15 Mei 2013. Untuk menyimak lebih lanjut, silahkan kunjungi www.epaper.bisnis.com.
Seksi Utama
Hal 1
PASAR MODAL: Rights Issue Kian Marak
Bersamaan dengan kinerja bursa saham yang kinclong, pada tahun ini sedikitnya 21 emiten pasar modal akan dan telah menambah modal melalui penawaran terbatas (rights issue).
EMITEN KONSTRUKSI: Laba Bersih Melonjak
Laba bersih emiten-emiten konstruksi sepanjang kuartal I/2013 ratarata melonjak 132,98% seiring dengan pesatnya pembangunan infrastruktur dan properti, murahnya dana, dan penurunan harga barang komoditas.
PROSPEK PASAR MODAL: 'Saham RI Jadi Pilihan Utama'
Baru April tahun lalu, Morgan Stanley secara resmi mendirikan kantor perwakilan di Indonesia, tetapi institusi keuangan itu berhasil menyelesaikan 13 transaksi keuangan senilai sedikitnya US$10,29 miliar, baik itu pelepasan saham perdana, penjaminan emisi obligasi hingga merger dan akuisisi. Bisnis berkesempatan mewawancarai Managing Director Co-CEO Morgan Stanley Asia Pacific William H. Strong mengenai prospek perekonomian dan pasar modal di Tanah Air.
Hal 2
Opini
PENURUNAN RATING: Kestabilan Ekonomi Makro Terkena Imbasnya
Effnu Subiyanto Pendiri Forkep, mahasiswa doktor ekonomi Unair
Lembaga pemeringkat Standard & Poor’s (S&P) pada 2 Mei akhirnya men-downgrade level ekonomi outlook Indonesia menjadi stable dengan kualifikasi BB+ dari semula positif.
Hal 3
Iklan neraca Bank Mega per Maret 2013
Hal 4
PERLAMBATAN PDB: Target Dipangkas Jadi 6,2%
Pemerintah menurunkan target pertumbuhan ekonomi dalam RAPBN-P 2013 menjadi 6,2% dari target APBN 2013 sebesar 6,8%, seiring perlambatan ekonomi pada kuartal I/2013.
Hal 5
FASILITAS SOSIAL & UMUM: REI Ragukan Kemampuan Pemda
JAKARTA—Penyerahan fasilitas sosial dan umum (fasos/fasum) kepada pemerintah daerah tertunda karena adanya kekhawatiran pengembang pada kemampuan pemda dalam merawat fasilitas tersebut.
Hal 6
JEMBATAN SELAT SUNDA: Diperlukan Strategi Intensif & Disintensif
Pembangunan megaproyek Jembatan Selat Sunda (JSS) yang diyakini dapat merangsang perekonomian Provinsi Banten & Lampung terus dimatangkan pemerintah. Selain jembatan senilai Rp100 triliun tersebut, pengembangan kawasan juga menjadi target lainnya. Lalu, bagaimana dengan rencana tata ruangnya?
Hal 7
PERPANJANGAN KONTRAK: Produksi Inpex Masela Berpotensi Terganjal
Indonesia terancam kehilangan minyak dan gas bumi (migas) yang diproduksi dari Blok Masela di Laut Arafuru 2018 mendatang akibat belum adanya kepastian perpanjangan kontrak bagi hasil (production sharing contract/PSC).
Hal 8
IKLIM INVESTASI: Chatib Minta Jokowi Sederhanakan Perizinan
Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) mendesak Pemprov DKI Jakarta menerapkan pelayanan perizinan satu pintu karena Ibu Kota jadi barometer nasional.
Hal 09
Iklan Advertorial Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia
Hal 10
Iklan neraca Bank Muamalat Indonesia per Maret 2013
Hal 11
UTANG JATUH TEMPO: CIMB Pailitkan Saripari
Bank swasta PT CIMB Niaga Tbk mengajukan permohonan pailit terhadap perusahaan pengolahan minyak mentah PT Saripari Pertiwi Abadi karena adanya utang yang jatuh tempo US$4,6 juta dan Rp687 juta .
Hal 12
ALIRAN DANA SAPI:Hilmi Aminuddin Tak Gubris Rekaman KPK
Ketua Dewan Majelis Syuro Partai Keadilan Sejahtera Hilmi Aminuddin meyakini partainya tak menerima aliran dana dari tersangka kasus suap impor sapi, Ahmad Fathanah.
Source : Langgeng Wibowo
Editor : Yusran Yunus
Komentar yang tampil menjadi tanggungjawab sepenuhnya pengirim, bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi BISNIS.com. Redaksi berhak menghapuskan dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.