RSS FEEDLOGIN

BISNIS INDONESIA edisi cetak Senin, 20 Mei 2013 Seksi Market

Reporter   -   Senin, 20 Mei 2013, 03:31 WIB

TERKAIT

POPULER

PILIHAN REDAKSI

130509_bisnis market ind (custom).jpgBISNIS.COM, JAKARTA - Berikut ini adalah ringkasan headlines BISNIS INDONESIA edisi cetak Seksi Market, Senin, 20 Mei 2013. Untuk menyimak lebih lanjut, silahkan kunjungi epaper.bisnis.com.


Hal 13
EKSPANSI PASAR MODAL ; 43 Penawaran Saham & Obligasi Antre

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) telah mengantongi total 43 pengajuan izin penawaran saham publik (initial public offering/ IPO), emisi obligasi, dan penerbitan saham baru (rights issue).


Hal 14
REKSA DANA SAHAM ; Imbal Hasil Ungguli IHSG

Dalam sepekan terakhir, imbal hasil (return) rata-rata produk reksa dana saham tumbuh 1,83%, melaju lebih kencang dari indeks acuannya IHSG yang menguat 39,75 poin, naik 0,77% ke level 5.145,68.


Hal 15
RISET EMITEN ; Mengukur Kekuatan MNC di Televisi

Ada semacam aksioma bahwa setiap kali men jelang pemilu, televisi akan banyak kebanjiran iklan. Ba gaimana dengan PT Media Nusantara Citra Tbk (MNC) yang memang sudah mendominasi?


Hal 16-20
Tabel Bursa & Moneter


Hal 21
HARGA LOGAM MULIA ; Kilau Emas Tak Lagi Berpendar

Harga emas terus merosot memasuki hari kedelapan perdagangan, penurunan terpanjang sejak 4 tahun terakhir. Pada 8 Mei logam mulia bertengger pada level US$1.473 per ounce dan setelah itu terus melorot hingga US$1.364 per ounce atau turun 7,4%.


Hal 22
PEMASARAN ASURANSI ; AAJI Usulkan Masa Tunggu Agen Ditiadakan

Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia (AAJI) meminta regulator untuk menghapus aturan mengenai masa tunggu selama 6 bulan bagi agen asuransi yang mengundurkan diri dari perusahaannya, karena dinilai berpotensi merugikan agen.


Hal 23
ALOKASI INVESTASI ; Jamsostek Siapkan Rp7 Triliun

PT Jaminan Sosial Tenaga Kerja (Jamsostek) menyiapkan dana investasi sebesar Rp7 triliun untuk merealisasikan rencana penyertaan modal dan pendirian anak perusahaan.


Hal 24
KREDIT BANK Empat Sektor Masih Moncer

Empat sektor lapangan usaha dengan porsi pembiayaan bank terbesar, me lawan arus tren pelambatan penyaluran kredit melalui perbankan nasional sampai dengan kuartal I/2013.

Source : Priyo Susilo

Editor : Endot Brilliantono

Layak Disimak

Komentar :

DISCLAIMER:

Komentar yang tampil menjadi tanggungjawab sepenuhnya pengirim, bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi BISNIS.com. Redaksi berhak menghapuskan dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.