BISNIS.COM, JAKARTA - Berikut ini adalah ringkasan headlines BISNIS INDONESIA edisi cetak Selasa, 28 Mei 2013. Untuk menyimak lebih lanjut, silahkan kunjungi www.epaper.bisnis.com.
Seksi Market
Hal 13
EKSPANSI PROYEK PROPERTI: ARTI Rights Issue, PUDP Cari Pinjaman
Seolah menegaskan berkilaunya bisnis properti, penyedia jasa migas PT Ratu Prabu Energy Tbk (ARTI) dan pengembang Grup Jayakarta PT Pudjiadi Prestige Tbk (PUDP) agresif mencari pembiayaan proyek terbarunya.
Hal 14
PASAR OBLIGASI PEMERINTAH: BBM Belum Pasti, Yield Mendaki
Koreksi harga di pasar obligasi do mestik yang telah terjadi selama sepekan lalu diyakini masih akan terus berlanjut akibat ke tidakpastian sikap pemerintah terkait dengan kebijakan harga bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi.
Hal 15
RISET EMITEN: Bila Astra Menggeser Haluan
Kian sengitnya persaingan pasar otomotif dan belum pulihnya harga komoditas mengakibatkan kinerja PT Astra International Tbk (ASII) pada kuartal I/2013 di bawah ekspektasi. Bagaimana manuver perseroan untuk mendongkrak kinerja hingga akhir tahun ini?
Hal 16-20
Halaman tabel bursa moneter dan komoditas
Hal 21
INVESTASI EMAS: Para Pelaku Hedge Fund Mulai Aktif
Para pelaku hedge fund berada pada situasi yang paling bullish terhadap emas selama lebih dari 5 tahun setelah spekulasi tentang laju pencetakan uang oleh bank sentral membuat volatilitas mencapai level tertinggi dalam 17 bulan.
Hal 22
SAMBUT PEMILU 2014: Industri Asuransi Siapkan Strategi
Industri asuransi mempersiapkan diri menjelang tahun politik 2014, dengan membidik peluang baru di tengah perlambatan yang mungkin muncul karena seretnya realisasi penyerapan anggaran untuk sektor infrastruktur.
Hal 23
INDUSTRI MULTIFINANCE: Pembiayaan Mobil Bekas Tumbuh
Sejumlah perusahaan multifinance mencatatkan pertumbuhan pembiayaan kendaraan bekas pada kuartal I tahun ini dan berencana menambah jaringan pemasarannya untuk mendongkrak kinerja.
Hal 24
KREDIT PROPERTI: Aturan Uang Muka Tunggu Harga BBM
Bank Indonesia akan mengeluarkan kebijakan pengetatan aturan uang muka atau loan to value terutama bagi kredit properti apabila pemerintah batal menaikkan harga bahan bakar minyak bersubsidi pada tahu n ini.
Source : Langgeng WIbowo
Editor : Bambang Supriyanto
Komentar yang tampil menjadi tanggungjawab sepenuhnya pengirim, bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi BISNIS.com. Redaksi berhak menghapuskan dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.