RSS FEEDLOGIN

BISNIS INDONESIA edisi cetak Kamis, 18 April 2013 Seksi Market

Reporter   -   Rabu, 17 April 2013, 23:36 WIB

TERKAIT

POPULER

PILIHAN REDAKSI

130415_bisnis-market15april2013.jpgBISNIS.COM, JAKARTA - Berikut ini adalah ringkasan headlines Bisnis Indonesia edisi cetak Kamis, 18 April 2013. Untuk menyimak lebih lanjut, silahkan kunjungiwww. epaper.bisnis.com.

Seksi Market

Hal 13

EKSPANSI PGN ; Incar 3 Blok Baru US$1 Miliar

Distributor gas PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk (PGAS) menyiapkan dana US$1 miliar untuk mengakuisisi sedikitnya tiga blok gas baru.

 

Hal 14

KINERJA INDUSTRI FARMASI ; Belanja Modal 3 Emiten Rp2,26 Triliun

Meski dibayangi pertumbuhan sektor industri farmasi yang diproyeksikan tidak sekuat tahun lalu, tiga emiten terbesar tetap gencar menganggarkan belanja modal senilai total Rp2,26 triliun sepanjang tahun ini untuk membiayai ekspansi.

 

Hal 15

RISET EMITEN ; Menakar Ekspansi Pakuwon

Meningkatnya permintaan dan investasi dalam industri properti membuat para pengembang terus menggenjot ekspansinya. Bagaimana dengan PT Pakuwon Jati Tbk (PWON)?

 

Hal 16

PEMBATASAN KEPEMILIKAN ; Pemodal Asing Urungkan Beli Bank

Sejumlah pemodal asing yang sedianya membeli bank di Indonesia diketahui mengurungkan rencana mereka lantaran tidak bisa menjadi pemegang saham mayoritas, menyusul terbitnya peraturan Bank Indonesia mengenai kepemilikan bank.

 

Hal 17

DIVERSIFIKASI PRODUK ; Asuransi Mikro Perluas Pangsa Pasar

Untuk memperluas pangsa pasar, semakin banyak perusahaan asuransi yang masuk ke segmen mikro, dengan memberikan premi murah dan akses yang mudah kepada masyarakat.

 

Hal 18

IPO BANK PEMBANGUNAN DAERAH ; Menghitung Plus-Minus Melantai di Bursa

CT Corp, perusahaan yang dikendalikan oleh taipan Chairul Tanjung, akhirnya menguasai 30% saham Bank Pembangunan Daerah Sulawesi Utara dan Sulawesi Tengah.

 

Hal 19 - 23

Tabel bursa & moneter

 

Hal 24

KOMODITAS LOGAM MULIA ; Emas Diborong, Harga Menguat

Harga emas menguat untuk hari kedua di London seiring dengan spekulasi ke merosotan terbesar dalam 3 dekade akan memacu peningkatan pembelian.

Source : Priyo Susilo

Editor : Endot Brilliantono

Comments :

DISCLAIMER:

Komentar yang tampil menjadi tanggungjawab sepenuhnya pengirim, bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi BISNIS.com. Redaksi berhak menghapuskan dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.