BISNIS.COM, JAKARTA - Berikut ini adalah ringkasan headlines Bisnis Indonesia edisi cetak Jumat, 12 April 2013. Untuk menyimak lebih lanjut, silahkan kunjungiwww. epaper.bisnis.com.
Seksi Industri
HAL 25
PASAR SEMEN : Konsumsi Sesuai Ekspektasi
Konsumsi semen domestik sepanjang kuartal I/2013 masih sesuai dengan ekspektasi, yaitu mencapai 22% dari target hingga akhir tahun sekitar 61 juta ton.
HAL 26
LAPORAN SOAL TRANSAKSI IMPOR SAPI : Mentan Tuding BPK Tidak Standar
Kementerian Pertanian menuding prosedur pemeriksaan Badan Pemeriksa Keuangan tidak sesuai standar. Pernyataan itu dikemukakan setelah lembaga itu merilis adanya dugaan penyimpangan dalam melaksanakan impor pada 2010 dan 2012.
HAL 27
SERANGAN CYBER : DDoS Ancam Jaringan Internet Korporat
Serangan melalui metode distributed denial of service (DDoS) diprediksi bakal menjadi ancaman utama jaringan Internet korporat di Indonesia. Apalagi jaringan Internet dan jumlah penggunanya berkembang pesat.
HAL 28
KISRUH PELABUHAN MARUNDA : Penutupan Dermaga Dipicu Masalah Lahan
Otoritas Pelabuhan Tanjung Priok menyatakan penutupan akses masuk ke dermaga PT Karya Citra Nusantara di Pelabuhan Marunda oleh PT Kawasan Berikat Nusantara karena masalah ganti rugi tanah yang belum selesai.
HAL 29
LOGISTIK : Samudera Operasikan Gudang Cikarang
PT GAC Samudera Logistics, perusahaan patungan GAC dan PT Samudera Indonesia Tbk, merampungkan pembangunan gudang distribusi seluas 36.000 m2 dengan investasi US$16 juta-US$18 juta.
HAL 30
LAYANAN KESEHATAN : Indonesia Masih Kekurangan Dokter
Indonesia masih kekurangan dokter, terutama spesialis, untuk melayani kebutuhan kesehatan masyarakat. Pada saat ini, Tanah Air bahkan masih kekurangan sekitar 12.731 dokter.
HAL 31
BISNIS KAFE & RESTORAN : Kenaikan Listrik Ganggu Omzet
Pendapatan pengusaha bisnis kafe dan restoran di Indonesia diprediksi meningkat 15% pada tahun ini dari pencapaian pada tahun lalu di kisaran Rp6 triliun–Rp10 triliun.
HAL 32
SEPEDA MOTOR : Pasar Jawa & Bali Sudah Jenuh
Pasar kendaraan roda dua di Pulau Jawa dan Bali dinilai sudah mencapai titik jenuh dan sulit untuk tumbuh lagi, menyusul anjloknya pen jualan di kedua wilayah itu hingga 13% pada kuartal I/2013. (ra)
Source : Ahmad Yusuf
Editor : Rustam Agus
Komentar yang tampil menjadi tanggungjawab sepenuhnya pengirim, bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi BISNIS.com. Redaksi berhak menghapuskan dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.