RSS FEEDLOGIN

BISNIS INDONESIA: Berita Utama Edisi Cetak Senin 22 April 2013

Bambang Priyo Jatmiko   -   Senin, 22 April 2013, 02:01 WIB

TERKAIT

POPULER

PILIHAN REDAKSI

130417_bisnis utama.jpgBISNIS.COM, JAKARTA - Berikut ini adalah ringkasan headlines BISNIS INDONESIA edisi cetak Senin, 22 April 2013. Untuk menyimak lebih lanjut, silahkan kunjungi www. epaper.bisnis.com.

Hal 1 - DUGAAN KARTEL ; Bunga Bank Dipersoalkan

Komisi Pengawas Persaingan Usaha mulai serius menelusuri bank-bank yang berada di kategori Bank Umum Kelompok Usaha atau BUKU 3 dan 4 terkait dengan dugaan kartel suku bunga pinjaman, terutama di segmen kredit mikro.

Indonesia Tetap Jadi Tujuan Investasi (PERSPEKTIF Felix Sindhunata, Direktur Henan Putihrai Asset Management)

Pekan lalu bukanlah pekan yang menyenangkan bagi pelaku pasar finansial global. Indeks Dow Jones Industrial, S&P500 ditutup me lemah -2,21% hingga -3,25% hingga perdagangan Kamis. Sedangkan bursa saham acuan Eropa hingga penutupan Kamis pekan lalu melemah antara -2,69% hingga - 5.05% dalam 5 hari terakhir perdagangan.

PRODUK RAMAH LINGKUNGAN ; 3 Negara Dukung Usulan RI di APEC

Usulan Indonesia untuk memasukkan kelapa sawit dan karet ke dalam daftar produk ra mah lingkungan pada KTT APEC pada Oktober di Bali memperoleh dukungan tiga negara yakni Papua Nugini, Cile, dan Peru.

Hal 2 - DARURAT MIGAS ; Dibutuhkan Insentif Fiskal (Opini Sunarsip, Ekonom The Indonesia Economic Intelligence - IEI)

Kinerja sektor perminyakan dan gas (migas) belakangan ini menunjukkan penurunan. Di sektor hulu, kinerja produksi minyak mentah (terlihat dari realisasi lifting) terus menurun.

Hal 3 - PROYEKSI INVESTASI KUARTAL I/2013 ; Laju PMA Melambat

Kendati masih menopang kinerja in vestasi secara keseluruhan, laju realisasi pe nanaman modal asing (FDI/foreign direct in vestment) di Tanah Air sepanjang kuartal I/2013 diproyeksi melambat dibandingkan dengan tahun lalu.

Hal 4 - PEMULIHAN EKONOMI GLOBAL IMF: Kebijakan Moneter Saja Tidak Cukup

Para pejabat keuangan global menilai kebijakan moneter saja tidak cukup un tuk memulihkan keyakinan di tengah guncang an ekonomi global saat ini.

Hal 5 - BISNIS PROPERTI ; Pasar Kondominium Tahun Ini Cerah

Aktivitas pasar kondominium di Jakarta dan sekitarnya pada tahun ini diprediksi akan terus meningkat seiring dengan peningkatan permintaan dari investor dan ritel.

Hal 6 - BBM BERSUBSIDI ; 'Tambah Alokasi Dana Infrastruktur'

Pemerintah didesak mengalihkan dana penghematan BBM bersubsidi senilai sekitar Rp21 triliun untuk proyek infrastruktur dan transportasi publik.

Hal 7 - KINERJA KUARTAL I ; Produksi Migas 830.900 bph

Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) mencatatkan kenaikan produksi minyak nasional selama kuartal 1-2013 menjadi 830.900 barel per hari (bph).

Hal 8 - APBD JAKARTA ; Serapan Anggaran SKPD DKI Rendah

Serapan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) DKI Jakarta yang mencapai Rp49,9 triliun pada Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD), memasuki kuartal I/2013 masih sangat rendah.

Hal 09 - PROYEK SUPERBLOK ; Gapura Prima Bangun BTC City Rp600 Miliar

Gapura Prima Group merealisasikan pembangunan BTC City dengan investasi sekitar Rp600 miliar yang akan dibangun bertahap.

Hal 10 - AKSELERASI GELAR

Manchester United tinggal sejengkal lagi mengamankan gelar juara Liga Premier ke-20. United bisa mengakselerasi pencapaian itu ketika menjamu Aston Villa di Old Trafford, Selasa (23/4) dini hari WIB.

Hal 11 - AKUISISI PERUSAHAAN PEMBIAYAAN ; Tiara Marga Tak Langgar UU

Ekspansi kelompok Trakindo, PT Tiara Marga Trakindo (TMT), untuk mengakuisisi PT HD Finance Tbk bertambah mulus setelah KPPU merampungkan pemeriksaan konsultasi perusahaan itu ke lembaga pengawas persaingan usaha tersebut.

Hal 12 - KISRUH UN ; Wapres Desak Evaluasi Program

Wakil Presiden Boediono menilai pelaksanaan ujian nasional (UN) perlu dievaluasi untuk melihat baik buruknya bagi pendidikan di Indonesia.

Editor : Yoseph Pencawan

Comments :

DISCLAIMER:

Komentar yang tampil menjadi tanggungjawab sepenuhnya pengirim, bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi BISNIS.com. Redaksi berhak menghapuskan dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.