RSS FEEDLOGIN

BISNIS FASHION: Jangan Takut dengan Plagiator

Reporter   -   Sabtu, 16 Februari 2013, 18:55 WIB

TERKAIT

POPULER

PILIHAN REDAKSI

130216_fashion week1.jpgBISNIS.COM, JAKARTA—Bagi pebisnis fashion, plagiat menjadi momok yang selalu dikhawatirkan. Kreativitas yang dituangkan perancang dalam model pakaian menjadi sia-sia dengan ulah plagiator.

Perancang mode Anne Avantie mengatakan berkat adanya plagiator ini malah semakin membuat dirinya terpacu untuk lebih kreatif. Mau tidak mau desainer harus selalu membuat rancangan pakaian yang baru dan inovatif.

“Sebagai desainer harus mempelajari cara-cara yang digunakan agar dapat menang, tetapi jangan sampai menyingkirkan plagiator atau kompetitor,” kata Anne di sela-sela kegiatan Indonesia Fashion Week 2013 di Jakarta, Jumat (16/2/2013).

Dia mengaku Jakarta adalah tempat yang paling jahat. Saat awal merintis bisnis, plagiator menjadi kompetitornya yang paling sulit.

Menjadi sukses saat ini bukannya tanpa proses. Saat masih di Semarang Anne membuka usaha pembuatan kostum tari dan beralih ke gaun malam. Tidak berkembangnya bisnis di Semarang, membuat dirinya berpikir untuk mengerjakan sesuatu yang baru.

Pemikirannya ini mengarah pada kain kebaya. Kain tradisional Indonesia yang masih belum diimprovisasi para desainer saat itu, karena hanya dipakai generasi tua dan terkesan kuno.

Berkat bakat kreativitas yang diturunkan dari ibunda, saat ini Anne telah berhasil menciptakan bermacam desain kebaya menjadi trendi dan fashionable.

Source : Rio Sandy Pradana

Editor : Fahmi Achmad

Comments :

DISCLAIMER:

Komentar yang tampil menjadi tanggungjawab sepenuhnya pengirim, bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi BISNIS.com. Redaksi berhak menghapuskan dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.