RSS FEEDLOGIN

BARANG KONSUMSI: Permintaan Bakal Melonjak Tahun Depan

Erlan Imran   -   Kamis, 22 November 2012, 00:59 WIB

TERKAIT

  • No news.

POPULER

PILIHAN REDAKSI

JAKARTA—Pasar barang-barang konsumsi  (consumer goods)  diprediksi meningkat pada tahun depan karena didorong peningkatan kesejahteraan masyarakat kelas menengah yang berdampak pada lonjakan permintaan keperluan pribadi.Iwan Murty, Managing Director Ipsos Indonesia, perusahaan riset pasar independen yang berbasis di Perancis, mengemukakan pertumbuhan pasar produk tersebut sejalan dengan pertumbuhan ekonomi.Selain itu, pertumbuhan ekonomi itu juga mendorong peningkatan kesejahteraan masyarakat kelas menengah yang berdampak pada meningkatnya permintaan terhadap pendidikan dan pembangunan.“Faktor pertumbuhan ekonomi itu juga membuat perilaku konsumen akan berubah menjadi lebih konsumtif,” katanya di sela-sela media gathering yang bertema Industri Consumer Goods: Tantangan 2013 dan Strategi Memenangkan Pasar, Rabu (21/11).Menurutnya, barang konsumsi selalu dibutuhkan setiap hari, seperti perawatan kulit, rambut, mulut, dan peralatan rumah tangga.Dia menegaskan keadaan ekonomi konsumen yang makin baik membuatnya makin kritis dan lebih dalam memilih suatu produk, mulai dari harga hingga kualitas.Dengan demikian, ujar Iwan, kondisi tersebut menjadi tantangan yang harus dihadapi oleh produsen barang konsumsi.“Permintaan akan semakin kritis dan lebih berkuasa untuk bisa memilih. Namun sayang, data pertumbuhan industri secara makro belum ada,” ujarnya.Iwan mengemukakan produk convenience makin dicari di minimarket dan semakin besar kebutuhannya.Menurut data Ipsos Indonesia, beberapa waktu lalu pengeluaran konsumen saat berbelanja di minimarket cuma Rp25.000, sedangkan saat ini telah naik menjadi Rp200.000.Marketing Manager Personal Care Unilever Indonesia Eka Sugiarto menambahkan kontribusi penjualan produk consumer goods didominasi produk peralatan tubuh (personal care) lebih dari 50%, seperti produk deodoran, perawatan kulit, dan lain-lain.Sancoyo Antarikso, External Relations Director and Corporate Secretary PT Unilever Indonesia Tbk, menuturkan pihaknya akan fokus menggarap pasar barang konsumsi ini karena pasarnya masih sangat besar untuk dikembangkan.Menurutnya, omzet perusahaan tersebut tercatat Rp23,5 triliun pada tahun lalu. Pada kuartal III 2012, omzetnya mencapai Rp20,3 triliun, tumbuh 17,4% dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu.“Unilever memiliki banyak merek dan banyak kemasan untuk menampung aspirasi konsumen dengan berbagai segmen,” katanya. (if)

Editor :

Komentar :

DISCLAIMER:

Komentar yang tampil menjadi tanggungjawab sepenuhnya pengirim, bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi BISNIS.com. Redaksi berhak menghapuskan dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.