JAKARTA--Kemitraan Air Indonesia (KAI) menilai terjadinya banjir dari waktu ke waktu menunjukkan kegagalan dalam mengelola potensi dalam sumber daya air.
Besarnya potensi sumber daya air di Indonesia jika penanganannya keliru akan menimbulkan efek, salah satunya yakni banjir.
Dirjen Sumber Daya Air Mochammad Hasan mengatakan besarnya potensi sumber daya air di Indonesia jika penanganannya keliru akan menimbulkan efek, salah satunya yakni banjir.
“Kita sudah memiliki peraturan, kelembagaan dan legal framework yang cukup baik. Namun yang perlu dilakukan adalah mempercepat implementasi aturan-aturan tersebut," ujarnya dalam keterangan tertulis, yang dikutip Minggu (10/2).
Adapun langkah-langkah yang perlu dilakukan antara lain percepatan optimalisasi kelembagaan yang sudah ada yakni Dewan Nasional Sumber Daya Air, dan Tim SDA di tingkat provinsi.
Menurutnya, tantangan masalah kerusakan air, perubahan iklim, dan kondisi sumber daya air kian berat.
Langkah-langkah yang perlu disepakati adalah mencermati problem yang terjadi. Dari segi peraturan telah terbit UU No 7/2004 tentang sumber daya air serta telah dibentuk kelembagaan seperti Dewan Sumber Air Nasional .
Selain itu, kesadaran akan tanggung jawab dan peran semua stakeholder masih sangat dibutuhkan. Terutama dalam pemahaman permasalahan sumber daya air sehingga problem statement dapat dibuat dan dipahami sebagai langkah penanganan. (if)
Source : Dimas Novita Sari

Komentar yang tampil menjadi tanggungjawab sepenuhnya pengirim, bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi BISNIS.com. Redaksi berhak menghapuskan dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.