MEDAN: Wisatawan Malaysia dan Singapura masih dominasi kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) ke Sumatra Utara, sementara pintu masuk masih didominasi Polonia.
Kepala Bidang Pemasaran Pariwisata Dinas Budaya dan Pariwisata Pemprov Sumut Muchlissudin membenarkan wisman yang banyak berkunjung ke Sumut dua tahun terakhir lebih didominasi warga Malaysia dan Singapura.
“Kedua negara itu [Malaysia dan Singapura] penyumbang wisman terbesar di Sumut,” ujarnya kepada Bisnis di Medan hari ini.
Menurut dia, tahun 2011 lalu jumlah wisman Malaysia yang masuk ke Sumut mencapai 132.037 orang, sedangkan Singapura mencapai 11.595 orang dari total wisman yang masuk ke daerah ini sebanyak 223.126 orang.
Muchlisuddin menambahkan, tahun ini Sumut berupaya menggaet turis Malaysia dan Singapura lebih banyak lagi dengan menonjolkan meething, incentive, convention, exibision (MICE). Medan, kata dia, sebagai ibu kota Sumut sudah memiliki hotel yang mampu menampung kegiatan skala besar seperti pertunjukan dan pameran.
“Baru saja ada hotel bintang empat yang dibuka di Medan yang berkonsep MICE. Sedangkan hotel bintang lima sudah cukup untuk menampung tamu ribuan orang sekaligus,” tuturnya.
Sementara itu, Praktisi Pariwisata Sumut Henri Hutabarat menegaskan potensi Sumut untuk menggaet wisman sebenarnya tidak perlu diragukan. Cuma saja, kata dia, komitmen pemerintah daerah untuk meningkatkan kunjungan wisman ke daerah ini sering tidak konsisten. Dia mencontohkan Visit Medan Year 2012 kurang greget dan tidak ditunjang oleh penyediaan acara pertunjukan yang menjai ciri khas Sumatra Utara.
Semestinya, kata dia, Pemerintah Kota Medan menggandeng pelaku pariwisata untuk menyelengarakan even tersebut. Jadi, lanjutnya, semua pemangku kepentingan pariwisata dilibatkan untuk mendukung program tersebut.(api)

Showing 1 - 1 of 1 comments